Ramadhan Inklusif, Pemprov Jatim Libatkan Komunitas Tuli dalam Khotmil Qur’an

Ramadhan Inklusif, Pemprov Jatim Libatkan Komunitas Tuli dalam Khotmil Qur’an

SURABAYA, WartaTransparansi.com  – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar kegiatan Khotmil Qur’an Ramadan 1447 Hijriah bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta komunitas disabilitas yang tergabung dalam Sobat Dili (Disabilitas Tuli Mengaji). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/3).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ruang keagamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Khotmil Qur’an dilaksanakan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergantian. Rangkaian pembacaan dimulai dari Juz 30 yang dibacakan oleh para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jawa Timur. Pembacaan diawali oleh Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Khofifah, perwakilan PW Fatayat NU Jawa Timur, serta komunitas Sobat Dili.

Suasana khidmat terasa sepanjang kegiatan yang digelar di lingkungan Gedung Negara Grahadi tersebut. Selain sebagai kegiatan spiritual, acara ini juga menjadi simbol kebersamaan dan penguatan nilai inklusivitas dalam menghidupkan semangat Ramadhan di lingkungan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an bersama kepala perangkat daerah merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat meningkatkan kualitas spiritual sekaligus meraih keberkahan Ramadhan.

“Kegiatan Khotmil Qur’an yang melibatkan kepala perangkat daerah ini memang rutin digelar setiap Ramadhan. Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas spiritual kita di bulan suci ini, insyaallah kita akan mendapatkan keberkahan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, kegiatan spiritual bersama tidak hanya mempererat hubungan kerja antarperangkat daerah, tetapi juga memperkuat ikatan batin dalam upaya bersama meraih ridha Allah SWT.

Ia juga menuturkan bahwa Khotmil Qur’an menjadi pengingat bagi para pejabat pemerintah untuk senantiasa kembali membaca serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan kurma kepada para anggota Sobat Dili sebagai hidangan takjil berbuka puasa. Selain itu, ia menyerahkan Al-Qur’an wakaf dari Salman bin Abdulaziz Al Saud kepada sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Direktur Utama BUMD yang dinilai berkontribusi dalam penyaluran bantuan sosial serta amaliyah Ramadan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Jawa Timur sekaligus pendiri Rumah Qur’an Sobat Tuli, Maskurun atau yang akrab disapa Yuyun, mengaku bersyukur dan terharu atas kesempatan yang diberikan kepada komunitasnya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa ini merupakan pengalaman pertama bagi komunitas Sobat Dili mengaji bersama di Gedung Negara Grahadi.

“Saya sangat senang mendapat undangan dari Ibu Khofifah. Alhamdulillah acara ini luar biasa. Ini pertama kalinya saya dan teman-teman mengaji di Grahadi. Terima kasih kepada Ibu Khofifah yang telah memberi kesempatan kepada kami, para sahabat tuli,” ungkapnya.

Yuyun berharap kegiatan yang melibatkan komunitas disabilitas dalam aktivitas keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wujud nyata perhatian terhadap inklusivitas di tengah masyarakat. (*)

Penulis: FirliEditor: Amin