“Karena itu kami mengimbau seluruh warga memastikan steker listrik dimatikan dan instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan mudik,” jelasnya.
Laksita Rini menambahkan, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk evakuasi dan penyelamatan yang membutuhkan bantuan petugas.
Ia berharap selama libur Lebaran tidak terjadi peristiwa yang membahayakan keselamatan warga. Dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat mudik dengan tenang tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.
“Kami berharap rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir,” tuturnya.
Di sisi lain, Laksita Rini juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan, khususnya anak-anak. Selain berbahaya, petasan juga berpotensi memicu kebakaran apabila digunakan secara sembarangan.
“Petasan yang dilempar atau dimainkan sembarangan sangat berbahaya karena arah jatuhnya tidak bisa diprediksi. Hal yang sama juga berlaku untuk kembang api yang harus digunakan secara hati-hati,” tukasnya. (*)





