Kediri  

Mas Pipin Kawal KIP Jawara di Kabupaten Kediri, 400 UMKM Terima Bantuan Rp3 Juta dengan Pendampingan Enam Bulan

Mas Pipin Kawal KIP Jawara di Kabupaten Kediri, 400 UMKM Terima Bantuan Rp3 Juta dengan Pendampingan Enam Bulan
Ratusan penerima bantuan Program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Jawara di Kabupaten Kediri berfoto bersama Anggota DPRD Jawa Timur Khusnul Arif dan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Kediri.(Foto: Moch Abi Madyan)

Mereka tergolong perempuan tangguh mandiri sejati Jatim sejahtera atau Putri Jawara.

“Syarat utama penerima harus memiliki embrio usaha. Tujuannya agar bantuan ini benar-benar mendorong pengembangan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Ariyanto menjelaskan, seluruh penerima telah melalui proses verifikasi administratif dan teknis yang ketat. Mereka berasal dari kelompok desil rendah, yakni desil 1 sampai 5, serta dipastikan tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH atau BPNT.

“Program ini tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya. Ada kriteria umur, kepemilikan unit usaha, dan ketentuan lain yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Bantuan KIP Jawara diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp3 juta, namun penggunaannya diarahkan untuk kebutuhan produktif jangka panjang.

“Dana ini ditujukan untuk pengadaan peralatan atau tools penunjang usaha yang sifatnya jangka panjang, seperti panci, blender, atau rombong,” kata Ariyanto.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Kediri juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap para penerima bantuan. Pendampingan dilakukan mulai dari tahap pembelanjaan hingga implementasi usaha. “Dengan pendampingan, diharapkan sasaran utama dari Provinsi Jatim dan Dinas Sosial bisa lebih optimal,” ujarnya.

Ariyanto menambahkan, evaluasi tersebut menjadi dasar kemungkinan adanya bantuan lanjutan di masa mendatang. “Harapannya, usaha penerima terus berkembang, mandiri, dan berlanjut. Bahkan, suatu saat mereka bisa menjadi pihak yang memberi bantuan,” katanya.

Salah satu penerima bantuan, Istiqomah, 42, warga Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, mengaku sangat terbantu dengan adanya program KIP Jawara. Ia menerima bantuan usaha sebesar Rp3 juta yang dicairkan secara tunai. “Senang sekali, karena bisa mendapatkan bantuan dan berharap bisa meningkatkan kewirausahaan,” ujarnya.

Selama ini, Istiqomah mengelola usaha keripik usus dan warung kecil di sekitar rumahnya. Dengan keterbatasan peralatan, kapasitas produksi belum optimal. Dana bantuan KIP Jawara akan dimanfaatkan untuk membeli peralatan usaha sesuai ketentuan program.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kelancaran usahanya.

“Semoga usaha semakin lancar,” katanya.

Penulis: Moch Abi Madyan