Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Kediri sekaligus panitia KSF, Anang Kurniawan, menyebut KSF ke-8 sebagai event Vespa terbesar di Indonesia.
“Animonya luar biasa, bahkan peserta terjauh datang dari Thailand dan Malaysia. Kami memperkirakan lebih dari 50 ribu scooterist akan hadir. Panitia juga menyiapkan penginapan dan lapak UMKM binaan dinas terkait di area kegiatan,” ujarnya.
Rangkaian acara KSF 8 berlangsung padat. Hari pertama diisi kesenian Jaranan dan Pecut Samandiman, pembukaan resmi oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, serta pengajian akbar bersama KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) dari Teras Gubuk.
Hari kedua akan menampilkan Vespa Gangster Music Community, Rolling Wheel, O’Rangers, People Skankin, RSUD (Reggae Sedjak Usia Dini), Tempoe Doloe, serta bintang tamu Joni Agung & Double T. Hari terakhir ditutup dengan Rolling Thunder mengelilingi Kota Kediri.
Anang menegaskan, KSF bukan sekadar pertemuan komunitas Vespa, melainkan pesta kebudayaan jalanan yang mempererat solidaritas lintas daerah.
“KSF ini bukan cuma soal Vespa. Ini tentang kebersamaan, budaya, dan semangat ekonomi kreatif,” katanya.(*)





