“Biasanya sepekan menjelang Idul Fitri ada kenaikan Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu, itu lumrah. Kami menjaga supaya tidak ada kenaikan yang signifikan, sehingga masyarakat bisa tetap mendapatkan daging sapi dengan harga terjangkau,” kata Fajar.
Kemudian untuk pasokan sapi hidup masih dalam kondisi aman sampai perayaan Hari Raya Idul Fitri. Rata-rata per hari selama Ramadan, RPH mampu memotong 150 hingga 200 ekor sapi. Sementara itu, jumlahnya akan ditambah sampai 300 ekor sapi mendekati Lebaran.
“Kami berharap dengan stok yang disedikan, tidak sampai terjadi inflasi untuk daging sapi di Kota Surabaya,” harapnya.
Fajar menambahkan, pihaknya menerapkan Standart Operasional (SOP) baku untuk menjaga kualitas daging tetap segar dan aman hingga dikonsumsi oleh masyarakat. RPH mewajibkan hewan hidup yang masuk ke RPH harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
“Waktu sampai ke RPH diperiksa lagi oleh dokter untuk memastikan hewan dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan virus lainnya. Lalu sapi diistirahatkan selama 12 jam sebelum dilakukan pemotongan, sehingga dipastikan daging aman dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya. (*)





