Bupati Ikfina menyaksikan salah satu Kepala OPD, Kepala Bapeda Bambang Eko Wahyudi menandatangai Ranwal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025
MOJOKERTO (WartaTransparansi.com)–Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan perlunya percepatan pembangunan ekonomi dan pengurangan jumlah pengangguran terbuka saat penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mojokerto 2025. Upaya ini dimaksudkan agar penyerapan tenaga kerja di usaha kreatif dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran terbuka, sehingga pemerataan dan percepatan ekonomi di Bumi Majapahit bisa terwujud.
“Dengan menggelar forum konsultasi publik tentang Rencana Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Mojokerto tahun depan. Saya menekankan agar dalam penysunan rencana awal untuk rencana kerja Pemkab. Mojokerto tahun 2025, di fokuskan pada percepatan pembangunan ekonomi dan pengurangan jumlah pengangguran terbuka,” tegas Bupati Ikfina, saat dikonfirmasi di Peringgitan (Rumah Dinas) Bupati, Jum’at (9/2/2024).
Dijelaskan, pelaksanaan forum konsultasi publik yang berlangsung di Pendapa Graha Maja Tama (GMT) tersebut, dihadiri semua kompunen baik pemerintahan maupu tokoh masyarakat dan agama di Kab. Mojoketo. Diantaranya Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, para asisten dan staf ahli Bupati Mojokerto, para anggota Forkopimda, pimpinan fraksi DPRD, Kepala, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Mojokerto.
Sedangkan pelaksanaan forum konsultasi publik Ranwal RKPD tahun 2025, merupakan sarana komunikasi dan dialog antara pemangku kepentingan, badan legislatif dan akademisi untuk memenuhi tahapan RKPD yang telah diatur pada Permendagri 86/2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
“Angka pengangguran di kabupaten Mojokerto sejak tahun 2021 terus mengalami penurunan, hal ini bagus karena bisa menambah pengeluaran perkapita dan sumbangan terhadap IPM (Indeks Perkembangan Manusia) Kabupaten Mojokerto, jadi kita harus melakukan identifikasi terhadap pengangguran terbuka yang berada di angka 4,67% atau sebanyak 30.219 orang,”jelas Bupati Ikfina.
Menurut Bupati Ikfina dengan membuka pelatihan dan penyerapan tenaga kerja di usaha kreatif dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran terbuka, sehingga pemerataan dan percepatan ekonomi di Bumi Majapahit bisa terwujud.





