Pemkot Surabaya Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Penyebaran Covid-19

Pemkot Surabaya Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Penyebaran Covid-19
Pemkot Surabaya meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya lonjakan kasus dari negara tetangga, Indonesia khususnya Kota Surabaya juga harus waspada dengan indikasi yang mengarah ke suspek Covid-19. Harus ada kesadaran untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam kondisi kerumunan atau keramaian. Harus konsisten dilakukan, pembelajaran dari Covid-19 kemarin,” ujarnya.

Nanik juga mengungkapkan bahwa di Kota Surabaya sendiri, dalam kurun waktu satu minggu terakhir, kasus harian mencapai rata-rata 10-12 kasus. Tetapi sebagian besar bergejala ringan dengan proses penyembuhan rawat jalan. Bahkan, secara imunitas, para pasien tersebut terbilang cukup baik yang dibuktikan dengan CT Value (Cycle Threshold Value) dengan rata-rata di atas 30.

“Rata-rata pasien terpapar sudah vaksin primer. Kemudian untuk rawat inap masih terkendali sampai dengan saat ini, tetapi kami tetap siaga dan waspada. Tiap minggu kami juga tetap melakukan monitoring dan evaluasi. Yakni, evaluasi terhadap potensi risiko di masing-masing wilayah juga tetap dilakukan,” terangnya.

Menurutnya, gejala yang dialami oleh pasien terindikasi Covid-19 hampir sama dengan sebelumnya, seperti mengalami batuk, pilek, nyeri telan, demam, dan nyeri otot. Meski demikian, rata-rata herd immunity masyarakat sudah terbentuk lebih dari 70 persen.

Akan tetapi, Nanik mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh lengah terhadap risiko penularan Covid-19, khususnya para pelaku perjalanan luar negeri.

“Itu sebetulnya adalah gejala khas yang ada pada penyakit ISPA atau Influenza. Tetapi ini menjadi bentuk kewaspadaan kita bersama, ketika ada gejala yang mengarah pada Covid-19, sebaiknya ke Fasyankes untuk difasilitasi pemeriksaan PCR. Kita siap untuk melakukan pemeriksaan tersebut,” tandasnya. (*)