Rabu, 17 April 2024
29 C
Surabaya
More
    LifeStyleTren estetik menggunakan "liquid facial filler"

    Tren estetik menggunakan “liquid facial filler”

    Jakarta (WartaTransparansi.com) – Beberapa tahun belakangan ini sejumlah dokter estetik di dunia tak hanya berfokus pada rejuvinasi saja, melainkan mulai berfokus pada perawatan yang dapat memberikan regenerasi kolagen sehingga wajah menjadi lebih muda dan lebih sehat.

    Melihat tren ini, Parvus Medica Indonesia yang merupakan perusahaan mitra komersial industri Kesehatan di Asia Tenggara, secara resmi meluncurkan tren estetik Gorgeous Glow dalam konferensi pers bertajuk “Gorgeous Glow: The New Trend of Liquid Injection Collagen Stimulator”.

    Tren perawatan estetik ini diperkenalkan untuk menjawab kebutuhan perawatan wajah masa kini yaitu regenerative medicine.

    Perawatan ini merupakan perawatan yang bersifat personalized yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Penderita sesuai hasil akhir yang ingin dicapai tiap individu.

    “Tren mendatang di dunia estetika akan berfokus dan mengalami perkembangan seperti estetika regeneratif, perawatan non-invasif dengan hasil yang alami dan menjunjung tinggi keunikan dan perbedaan dari tiap individu,” ujar dokter kecantikan estetik sekaligus beauty influencer dr. Olivia Aldisa dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

    Estetika regeneratif mengacu pada penerapan prinsip pengobatan regeneratif dalam perawatan, produk dan layanan estetika.

    Menurut Olivia Aldisa, perawatan estetika regeneratif mengandalkan kemampuan alami tubuh untuk memperbaiki, memulihkan dan meremajakan sel-sel dan struktur yang rusak atau menua ke keadaan yang lebih sehat dan awet muda.

    “Tentunya estetika regeneratif dapat dicapai dengan perawatan non-invasif seperti collagen stimulator yang sangat diminati oleh dokter estetika di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, dan diperkirakan perawatan ini akan menjadi perawatan utama di masa mendatang,” tambah Olivia.

    Kolagen stimulator dikenal sebagai biostimulator yang merupakan suatu substansi apabila dimasukkan ke dalam kulit merangsang terbentuknya jaringan baru pada kulit sehingga kulit menjadi muda kembali.

    dr. Aji Bayu Chandra pendiri Maharva menyampaikan bahwa kolagen stimulator sangat berkembang dan perkembangan tersebut harus menyesuaikan dengan kebutuhan Penderita estetika yaitu memberikan hasil yang signifikan, nyaman dengan prosedur yang singkat.

    “Kolagen stimulator yang mudah dalam penggunaannya akan sangat membantu para dokter estetika dalam penerapan prosedur di klinik masing-masing dengan demikian hasil dari kolagen stimulator di klinik yang memiliki banyak cabang pun dapat konsisten,” kata Aji.

    Kolagen stimulator dalam bentuk liquid merupakan terobosan terbaru yang dapat memberikan hasil terapi yang optimal dan aman karena dapat menyebar secara natural ke seluruh wajah tanpa adanya risiko yang berbahaya untuk Penderita.

    Saat ini kolagen stimulator dalam bentuk liquid hanya dimiliki oleh Gorgeous Glow Treatment, yang akan menjadi tren estetik.

    Kendati demikian, dalam dunia estetika keamanan dari perawatan kolagen stimulator merupakan hal utama, seperti yang dipaparkan oleh dr. Edo Raharja, dokter estetika yang berpraktik di Youthology klinik Jakarta.

    “Bahwa tidak semua perawatan injeksi kolagen stimulator memberikan hasil yang optimal dan aman, dibutuhkan keterampilan dokter dalam menganalisa produk melalui pemilihan produk yang tepat,” kata Edo.

    Penting bagi Penderita untuk memilih klinik yang dapat menyediakan perawatan kolagen stimulator yang tepat dengan kebutuhannya dan mengecek sertifikasi dokter dan juga klinik, tentunya kolagen stimulator sesuai tren terkini seperti perawat kolagen stimulator Gorgeous Glow.

    General Manager Parvus SEA Brendan Pang mengatakan pihaknya ingin mengajak konsumen di Indonesia untuk bersama-sama memulai perawatan estetik dengan kampanye yang transformatif.

    “Perusahaan kami berkomitmen untuk menyediakan perawatan dengan produk yang innovative, aman dan nyaman,” kata Brendan. (*)

    Reporter : Moh. Junaedi Rizki

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan