Kamis, 29 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiUrai Kasus Bullying Di SMPN 2 Glagah, Kepala Sekolah Bersama Forkopimka Ambil...

    Urai Kasus Bullying Di SMPN 2 Glagah, Kepala Sekolah Bersama Forkopimka Ambil Peran Aktif

    BANYUWANGI (Wartatransparansi.com) – Permasalahan bullying di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Glagah, Banyuwangi menjadi perhatian khusus Forkopimka setempat untuk mereda dan menjaga kondusifitas proses pendidikan di lingkungan sekolah.

    Kepala SMPN 2 Glagah Karyono menggelar langsung mediasi semua pihak terkait untuk menyelesaikan kasus bullying yang terjadi dilingkungan sekolahnya beberapa hari lalu yang ramai dalam pemberitaan.

    Hadir dalam acara mediasi diantaranya Kapolsek Glagah, Dinas pendidikan, Camat Glagah, beserta dari pihak korban dan pelaku diruang rapat kepala sekolah, Kamis (19/10/2023).

    Dalam mediasi Karyono menyampaikan bahwa adanya persoalan yang terjadi bullying di lingkungan sekolah adalah menjadi perhatian khusus semuanya, dirinya berharap dapat di selesaikan secara kekeluargaan dengan kesepakatan damai dan berakhir kondusif pada lingkungan sekolah.

    Baca juga :  Takziyah ke Santri Wafat di Ponpes, Bupati Ipuk Jembatani Komunikasi Antar Instansi

    “Saya sebagai kepala sekolah SMPN 2 Glagah ini bertanggung jawab atas apapun yang terjadi permasalahan di sekolah terutama kasus bullying, namun mengingat semua yang menimpa permasalahan ini adalah masih anak – anak maka semua pihak harus menjadi peran dalam menguatkan dunia pendidikan, saling menjaga kondusifitas sekolah, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah,” ujarnya.

    Karyono menambahkan, bahwa dengan adanya kejadian semua ini menjadi suatu pembelajaran buat semua tenaga pendidik di sekolah SMPN 2 Glagah, ia bersyukur dengan mediasi semua pihak saling menerima baik dan berharap supaya hal-hal seperti ini tidak terulang kembali.

    “Saya bersyukur mediasi berakhir dengan baik dari semua pihak, kejadian ini menjadi suatu pembelajaran buat semua tenaga pendidik di SMPN 2 Glagah ini, saya berharap kedepan para guru akan lebih meningkatkan pengawasan, perilaku para pelajar supaya tidak ada lagi bullying di sekolahnya,” imbuh Karyono.

    Baca juga :  Dandim 0825 Pimpin Upacara Sertijab Danramil dan Tradisi Pedang Pora Pelepasan Purna Tugas

    Selain itu, keluarga korbanpun menyampaikan terima kasih Kepada Sekolah, Camat dan Kapolsek atas pertemuan ini untuk mendapatkan solusi terbaik supaya menjadikan pembelajaran bersama sehingga tidak ada kejadian serupa terulang.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang hadir pada pertemuan ini dan semoga kedepan dengan kejadian yang dialami anak saya menjadi pembelajaran bersama sehingga tidak ada lagi kejadian serupa terulang,” harap Silvi selaku ibu korban. (*)

    Reporter : Nur Muzayyin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan