Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPemkot Surabaya Kembali Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci

    Pemkot Surabaya Kembali Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), kembali membuka beasiswa bagi pelajar jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD/MI/Paket A, dan SMP/MTs/Paket B yang memiliki kemampuan memahami dan menghafal kitab suci.

    Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, apresiasi berupa beasiswa tersebut, diberikan untuk mereka yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu.

    “Upaya-upaya untuk menumbuhkan kecintaan dan pengamalan siswa kepada kitab suci masing-masing terus menjadi perhatian kami, karena ini bagian dari pendidikan karakter siswa,” katanya, Rabu (4/01/2023).

    Tahun ini, lanjut Yusuf, kuota untuk penerima beasiswa meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2022 kuotanya sebanyak 1.212, untuk tahun 2023 ini menjadi 1.317. Pendaftaran beasiswa sudah dibuka sejak 2 Januari hingga 30 Januari melalui laman generasiemasdispendik.surabaya.go.id.

    Baca juga :  Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari Sosok Ulama Penyelamat Umat

    Data Dinas Pendidikan Surabaya, tahun 2022, kuota untuk agama Islam sebanyak 680 siswa, Kristen 243 siswa, Katolik 110 siswa, Buddha 30 siswa, Hindu 120 siswa, dan Khonghucu 29 siswa. Sedangkan kuota tahun 2023, agama Islam sebanyak 730 siswa, Kristen 257 siswa, Katolik 120 siswa, Buddha 40 siswa, Hindu 130 siswa, dan Khonghucu 40 siswa.

    “Siswa kelas VI SD yang lulus seleksi sebagai penerima beasiswa akan menerima uang saku dan nantinya juga berhak untuk mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri jalur prestasi penghafal kitab suci,” ujarnya.

    Yusuf mengungkapkan, selain menambah kuota penerima beasiswa, tahun ini pihaknya mempermudah persyaratan bagi calon pendaftar.

    Baca juga :  Imigrasi Tanjung Perak Segera Membuka Imigrasi Lounge di Icon Mall Gresik

    Secara umum, yang bisa mengikuti seleksi merupakan warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu keluarga (KK). Tahun lalu, pendaftar diminta untuk unggah surat pernyataan dari sekolah, surat keterangan jumlah hafalan, dan disertai foto diri.

    Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dispendik Kota Surabayam Muhammad Sufyan menambahkan, pendaftaran dibuka mulai 2 Januari sampai 30 Januari 2023. Bersamaan dengan pendaftaran, langsung dilakukan verifikasi administrasi oleh tim Dispendik.

    “Pengumuman lulus administrasi pada 1 Februari 2023 lewat website Dispendik Surabaya. Yang lulus seleksi administrasi akan menjalani tes secara tatap muka pada 7 Februari sampai 10 Februari. Hasil seleksi baru diumumkan pada 20 Februari 2023,” urainya.

    Baca juga :  Baktiono: Tanah Fasum Itu Milik Pemkot Surabaya

    Dikatakan, kriteria penilaian untuk hafalan dan pemahaman kitab suci masing-masing agama berbeda. Kriteria ditentukan setelah Dispendik Kota Surabaya berkoordinasi dengan berbagai unsur dari tiap agama serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya, Majelis Pendidikan Katolik, Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Megabudhi), serta Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin),” tandasnya. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan