“Alhamdulilah hal ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sekarang (air) sudah mulai terurai dengan cepat dan surut. Karena sebelumnya, antrian air ini terjadi dari Sunga Gadel untuk turun ke sungai Balongsari,” terangnya.
Menurut Yardo, langkah penanganan banjir tersebut tidak dapat dilakukan secara parsial. harus komprehensif dan terkoneksi, agar kecamatan/kelurahan, LPMK, RT/RW bisa melakukan perencanaan bersama-sama untuk menentukan wilayah mana saja yang akan dibenahi.
“Sesuai dengan Arahan Wali Kota Eri Cahyadi, kita tidak bisa membangun secara parsial, harus bisa konekting dan berkolaborasi. Semangat kolaborasi dan sinergi ini yang kita kuatkan. Alhamdulillah di tahun ini pembangunan sudah mulai banyak, khususnya di wilayah kelurahan Karangpoh,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPMK Kelurahan Karangpoh Kota Surabaya, Dwi Siswanto mengaku bahwa ada 5 titik langganan banjir di Kelurahan Karangpoh. Diantaranya, di Jalan Darmo Indah Asri, Jalan Darmo Indah Sari, Jalan Raya Tubanan, Jalan Raya Gadel Sari Praja, dan Jalan Gadel Timur.
“Di titik itu, skala banjirnya cukup besar. Setelah Pak Walikota dilantik, beliau langsung melakukan lokasi. Penanganan banjir di Jalan Darmo Indah Sari dan Jalan Darmo Indah Asri dibuatkan Bozem di kawasan Tubanan Baru dengan luas 1 hektar,” kata Dwi.
Nantinya, apabila Bozem tersebut selesai diharapkan dapat menampung kiriman udara yang turun di kawasan Kelurahan Tandes. Di bozem tersebut terdapat pintu air untuk mengatur debit air dan lebih mudah untuk dikendalikan. Hasilnya, warga di Kelurahan Karangpoh dan Kelurahan Tandes Kota Surabaya sudah tidak mengalami banjir.
“Kemudian di Jalan Raya Gadel Timur atau Jalan Raya Tubanan juga mengalami hal yang sama, jadi ketika hujan terjadi banjir. Maka tahun 2021 ada proyek pemasangan box culvert dan sudah tidak banjir. Lalu di Jalan Gadel Sari Praja dulu juga banjir karena kiriman udara yang tidak memiliki ruang resapan, tapi sekarang plengsengan sedang dikerjakan, termasuk pembangunan jembatan,” ujarnya.
Untuk kawasan Jalan Darmo Sari Indah I atau Jalan Darmo Indah Selatan, pertengahan bulan ini juga akan dilakukan pengerjaan penanganan banjir. (*)





