Ali menambahkan, salah satu alasan penunjukkan Rocha tidak lepas dari syarat yang diajukan oleh manajemen Arema. Yakni mengembalikan karakter Arema yang bermain dengan gaya malangan. Sebelumnya Arema angin-anginan dengan hanya menempati peringkat ke-8 pada klasemen sementara Liga 1 2022.
Singo Edan baru menang tiga kali, imbang dua kali, dan kalah tiga kali. “Kami bertanya ke dia, ‘Mengerti tidak tuntutan Aremania, yang menuntut pemain kita untuk bermain gaya Malangan’?” ucap Ali.
“Javier Roca jawab dengan tegas. Dia menjawab, ‘Itu ada di jiwa saya. Saya bisa membantu mewujudkan itu karena itu karakter saya dengan pemain yang ada, saya ingin mewujudkan gaya Malangan’,” tuturnya menirukan ucapan Roca. (sr)





