MALANG (WartaTransparansi.com) – Manajemen Arema FC secara resmi diberhentikan sebagai pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida sebagai arsitek skuad berjuluk Singo Edan, setelah kinerja pria berusia 44 tahun tersebut dievaluasi.
Manajer Arema FC Ali Rifki dalam keterangan resmi Senin (5/9/2022) mengatakan bahwa langkah untuk mengistirahatkan Almeida, dikeluarkan usai seluruh jajaran manajemen menyetujui keputusan itu. “Keputusan ini resmi ditegaskan setelah semua jajaran pimpinan dan manajemen Arema FC mengevaluasi kinerja pelatih kepala,” kata Ali.
Ali menjelaskan, manajemen menyampaikan terima kasih atas dedikasi pelatih asal Portugal tersebut kepada Arema FC yang mampu menggoreskan sejarah prestasi dalam perjalanan Singo Edan pada kompetisi musim 2021-2022 dan membawa tim kebanggaan warga Malang Raya itu menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden 2022.
Menurutnya, manajemen Arema FC menunjuk Kuncoro sebagai caretaker atau pelatih sementara untuk mengganti pelatih asal Portugal tersebut. Sebelumnya, Kuncoro merupakan asisten pelatih tim Singo Edan. “Sebagai pengganti Almeida manajemen menunjuk Coach Kuncoro sebagai caretaker untuk meng-handle tim bersama asisten coach yang lain,” katanya.
Ia menambahkan, alasan manajemen Arema FC untuk mengambil keputusan tersebut antara lain adalah proses evaluasi yang telah dilakukan. Dengan keputusan tersebut, juga dibutuhkan kondisi dan situasi yang segar dalam tubuh tim agar skuad Singo Edan mampu berada di puncak performa. “Refresh ini penting agar tim kembali pada jalur target yang dicanangkan manajemen yakni setiap laga adalah final dan raih poin maksimal,” ujarnya.
Ali menambahkan, Eduardo Almeida saat ini diistirahatkan dan tidak melatih tim Singo Edan. Namun, Almeida masih belum putus kontrak dengan Arema FC. Arema FC hingga saat ini juga masih berkewajiban penuh untuk membayar gaji Almeida meskipun ia tidak lagi melatih Singo Edan.





