Senin, 26 September 2022
25 C
Surabaya
More
    EkbisJatim Jajaki Kerjasama dengan Australia Bidang Holtikultura

    Jatim Jajaki Kerjasama dengan Australia Bidang Holtikultura

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berpeluang menjajaki kerjasama dengan IA-CEPA ECP Katalis yang berasal dari Australia.

    “Jatim akan melakukan ekspor di sektor holtikultura, yakni buah manggis dan kakao,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Katalis Roadshow A Conversation With Katalis di four points by Sheraton, Rabu, (10/8/2022).

    IA-CEPA ECP Katalis (Katalis) adalah program pengembangan perdagangan dan investasi unik yang didukung pemerintah untuk membuka potensi besar kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Australia.

    Didirikan di bawah Program Kerjasama Ekonomi dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Australia (IA-CEPA ECP), Katalis sendiri memiliki tujuan untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi yang memberikan keuntungan bagi kedua negara serta mampu mengubah strategi bussiness-first menjadi aksi.

    Baca juga :  Penghasilan Padat Karya Paving di Surabaya dalam Setiap Bulan Rp6-7 Juta per Orang

    Bersama IA-CEPA Katalis, Jatim berpeluang mengekspor komoditi di sektor holtikultura

    dengan Pemerintah Australia. Disampaikan Wagub Emil, ada lima tropical fruit potensial yang sedang dipelajari agar bisa masuk ke pasar Australia. Saat ini, Jatim sendiri sedang mempelajari persyaratan, aturan maupun akses pasarnya.

    Alhamdulillah dari kelima tropical fruit dimulai dari manggis dan kakao. Keduanya membuka peluang studi agar Jatim bisa mendongkrak ekspor,kata Emil.

    Menurutnya, Manggis dan Kakao sangat berpotensi dan secara teknis masih dalam proses pengkajian studi. Artinya, melihat proses penanganan dan melihat kandungan apa yang boleh dan tidak boleh dari buah manggis oleh para pakar.

    Setelah dari hasil pengkajian, nantinya para pakar akan memberi rekomendasi sehingga masyarakat mengetahui mengapa sementara ini manggis belum bisa masuk Australia, ujarnya.

    Baca juga :  Kendalikan Inflasi, Puluhan Truk Angkut Kebutuhan Pangan Menuju 25 Titik

    Emil mengaku, peluang kerjasama di sektor holtikultura sangat terbuka. Selain Sumber Daya Alam yang cukup, Katalis mau membuka diri terhadap Jatim untuk melangsungkan studi secara khusus terkait komoditi manggis melalui forum semacam ini.

    Lebih lanjut, Emil mengatakan rencana kerjasama di sektor holtikultura, yakni buah manggis harus dilakukan secara step by step. Tujuannya, membuka komoditi lain apabila berpotensi dilakukan ekspor ke Australia. (guh/min)

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan