Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaKhofifah Komitmen Tampung Pemikiran & Aspirasi Mahasiswa
    Wujudkan Jatim Bangkit

    Khofifah Komitmen Tampung Pemikiran & Aspirasi Mahasiswa

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi pesan kepada para mahasiswa yang hadir di Temu Daerah BEM Nusantara Jatim terkait percepatan pembangunan ekonomi dan energi baru terbarukan.

    “Hari ini merupakan sebuah proses bagi para mahasiswa khususnya yang tergabung dalam BEM Nusantara yang mendapatkan penggemblengan kepemimpinan dan demokratisasi secara alami,” katanya dalam acara Temu Daerah BEM Nusantara Jawa Timur di Jl. Ketintang Surabaya, Minggu (15/5).

    Acara Temu Daerah ini akan memberikan pendewasaan berfikir dalam mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan seluruh pikiran dari seluruh energi BEM yang ada di Perguruan Tinggi di Jatim.

    Kemampuan untuk mengorkestrasi seluruh pikiran mahasiswa yang tergabung melalui BEM Nusantara merupakan hal yang tak mudah, mengingat dinamika dalam dunia kemahasiswaan berkembang pesat sekali, baik secara pemikiran maupun pergerakan.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Moderasi dan Toleransi Untuk Merawat Kebhinekaan

    “Saya yakin semua ingin bergerak memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat di mana saja para mahasiswa berada,” ujar Khofifah.

    Pihaknya menyatakan komitmennya untuk senantiasa menampung pemikiran dan aspirasi mahasiswa demi mewujudkan Jatim Bangkit, Jatim Sejahtera dan berkeadilan.

    Khofifah menggarisbawahi pentingnya kerja sama demi mewujudkan tema ‘Transisi Energi dan Ekonomi untuk Jawa Timur Bangkit’ tersebut. Ia berharap mahasiswa dapat membreakdowa persoalan atau memberikan rekomendasi secara detail kepada Pemprov Jatim untuk bersama-sama merumuskan kebijakan yang terukur.

    Oleh karenanya, pada saat nanti dilakukan pelantikan maupun Rencana Kerja Daerah (Rakerda), ia menyarankan agar ada
    Focus Group Dicussion (FGD) guna mendetailkan tema yang dibahas selama tiga hari ini yang akan mendorong percepatan kebangkitan ekonomi dan transisi renewable energy atau Energi Baru Terbarukan (EBT).

    Khofifah memandang bahwa EBT ini adalah salah satu kebutuhan penting yang sedang dibahas serius secara global termasuk Indonesia lebih khusus lagi Jatim.

    Baca juga :  Wali Kota Surabaya Resmikan Sentra Digital Kuliner Ketintang

    “Jadi pikiran pikiran strategis dari para mahasiswa dalam BEM Nusantara ini harus dipertemukan dengan para pelaku usaha, pelaku ekonomi, akademisi, hingga dinas terkait juga dilibatkan,” urainya.

    Menurutnya, pikiran-pikiran mahasiswa yang masih idealis dan orisinil inilah yang harus mampu ditangkap dan diterjemahkan melalui rumusan pembangunan dan kebijakan di Jawa Timur, yang nantinya bisa dibawa kepada rumusan pembangunan di tingkat nasional.

    Khofifah menyebutkan bahwa transformasi pemanfaatan energi fosil seperti Minyak dan Gas Bumi dapat beralih menuju energi bersih yaitu EBT. Artinya, diharapkan dapat bersumber dari Sumber Daya Energi Baru Terbarukan seperti Matahari (Surya), Biomassa, Biogenik, gelombang laut, geothermal/Panas Bumi, Pertambangan (Lithium, Nikel untuk baterai kendaraan listrik, dan Radioaktif).

    Baca juga :  Wali Kota Eri Kukuhkan Paskibra Surabaya dengan Formasi Lengkap

    “Pembangunan EBT di Jatim terus berjalan dan diupayakan se maksimal mungkin guna mendukung terciptanya iklim yang sehat ketika Sumber Daya Alam yang ada selama ini dirasa harus diperbaharui,” tegasnya.

    Di bidang transisi ekonomi, Khofifah menawarkan kepada para mahasiswa untuk dapat memanfaatkan banyak jejaring dan akses dan pemanfaatan UMKM antara lain melalui Kampus Shopie UMKM kerjasama Pemprov Jatim dengan Shopie yang ada di Malang.

    “Nantinya di Kampus Shopie Malang, para Mahasiswa akan dikenalkan dan diajarkan sekaligus dilatih cara berwirausaha secara digital mulai dari pengemasan hingga penjualan produk secara menarik,” ungkapnya.

    Koordinator Daerah BEM Nusantara Jatim terpilih, Syahrul Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa fenomena EBT saat ini menjadi isu penting yang menjadi perhatian semua pihak. Pengawalan isu ini menjadi krusial bagi mahasiswa untuk bersama-sama mengetahui segala perkembangan EBT di Jatim. (fir/min)

     

    Reporter : Hidayati Firli I

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan