Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPeran Perempuan Penting Membangun Ekonomi Kerakyatan Surabaya

    Peran Perempuan Penting Membangun Ekonomi Kerakyatan Surabaya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Peran perempuan sangat penting dalam pembangunan dan ekonomi kerakyatan, pendidikan serta kesehatan di Kota Surabaya.

    Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seusai menghadiri peringatan Hari Kartini Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM) tahun 2022 yang digelar secara daring di Gedung Negara Grahadi, Kamis (21/4/2022).

    Pentingnya peran perempuan, menurut Eri, karena untuk membentuk karakter kebangsaan dan kerakyatan tidak hanya bisa dibentuk di dalam seorang laki-laki. Tetapi, juga bisa ditanamkan di dalam diri seorang perempuan.

    “Emansipasi wanita ini dapat membentuk percepatan pembangunan karakter sebuah kota bahkan negara. Membangun ekonomi kerakyatan di Surabaya contohnya, hampir 50 persen digerakkan oleh kaum perempuan. Sehingga, ketika kita saling bersinergi, tidak akan ada lagi yang namanya kemiskinan dan pengangguran di kota ini,” katanya.

    Baca juga :  Camat dan Lurah se-Surabaya Buka Pelayanan Sayang Warga di Balai RW, Digelar Rutin Setiap Jumat

    Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani yang juga hadir di acara itu, menyampaikan semangat dan pesan kepada seluruh perempuan di Kota Surabaya, untuk bergerak bersama memberikan kontribusi membangun Kota Surabaya menjadi lebih baik lagi.

    Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Diah, setelah mendapat penghargaan di Peringatan Hari Kartini 2022 dari OASE-KIM di bidang kesehatan ABK dan disabilitas di Kota Pahlawan.

    “Luar biasa ya, tadi ada banyak perempuan hebat yang mendapat penghargaan di bidang kesehatan, pendidikan hingga sosial budaya. Semoga gerakan-gerakan ini menjadi inspirasi bagi perempuan di seluruh Indonesia, khususnya di Kota Surabaya,” harapnya.

    Rini pun setuju dengan pendapat Wali Kota, bahwa seorang perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan sebuah kota. Menurutnya, sebagai perempuan harus bisa berinovasi di berbagai sektor, seperti di bidang pertanian, ekonomi, kesehatan dan sebagainya. “Seperti perwakilan dari Surabaya tadi yang berkontribusi di bidang kesehatan anak ABK dan disabilitas Surabaya,” imbuhnya.

    Baca juga :  Pengurus Dekranasda Kota Surabaya Resmi Dilantik

    Sementara itu, Dosen Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Diah Anggraeny, penerima penghargaan dari Pembina dan Komite OASE-KIM Kabinet Indonesia Maju Iriana Joko Widodo.

    Penghargaan itu karena kontribusinya di bidang kesehatan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan penyandang disabilitas di Kota Surabaya.

    Diah berharap, setelah menerima penghargaan ini, bisa lebih baik lagi dalam menangani dan ilmu parenting orang tua yang mempunyai anak ABK atau disabilitas di Kota Surabaya.

    “Saya berharap ke depannya pemerintah juga semakin peduli dengan penyandang disabilitas dan anak-anak ABK, terutama soal fasilitasnya yang benar-benar ramah disabilitas,” ujarnya. **

    Reporter : Wetly

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan