Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWali Kota Eri Pantau Kawasan Ngagel Langganan Banjir sejak 25 Tahun

    Wali Kota Eri Pantau Kawasan Ngagel Langganan Banjir sejak 25 Tahun

    SURABAYA (WartaTransparansi.com)  – Kawasan Ngagel Selatan dan Timur banjir lagi saat hujan deras dan angin kencang melanda Kota Surabaya, Selasa (18/1/2022) sore. Pengakuan warga setempat, banjir di kawasan tersebut sudah terjadi lebih 25 tahun. Wali Kota Eri Cahyadi memantau dan menemukan bahwa salah satu penyebab banjir adalah sampah, dan akan berjanji menuntaskan masalah tersebut.

    Setiap hujan deras, wali kota memang langsung terjun lapangan untuk mamantau. Begitu pun saat hujan sore tadi. Eri yang baru  tiba di Surabaya setelah melakukan kunjungan kerja di Jakarta, l;angsung bergerak memantau sejumlah titik lokasi.

    Memakai sandal jepit dan berkemeja batik, Eri mengecek genangan air di kawasan Jalan Ngagel Timur Surabaya. Tak lama, Eri berkoordinasi lewat HT dengan jajarannya untuk mendatangkan mobil PMK.

    Baca juga :  Partai Demokrat Pastikan Reog Milik Bangsa Indonesia

    Eri mengaku, menemukan genangan air di kawasan Jalan Ngagel Timur. Ia lantas mengecek untuk mencari solusi penyebab genangan tersebut. Ternyata banyak sampah yang menyumbat crossing saluran Jalan Ngagel Timur yang menuju ke Jalan Ngagel Jaya Selatan.

    “Tadi kita lihat di depan sudah ada crossing (saluran) kok masih banjir. Ternyata kita lihat sendiri sampahnya banyak. Karena lokasi sumbatannya susah dijangkau, maka kita semprot dengan air bertekanan tinggi dari mobil PMK,” terangnya.

    Untuk menyelesaikan genangan air di kawasan tersebut, Eri menginstruksikan jajarannya agar melakukan pengerukan crossing saluran. Termasuk pula rencana penambahan crossing saluran di kawasan itu agar lebih mampu menampung volume aliran air ketika hujan deras turun.

    “Saya sudah lihat tadi masalahnya apa, kita sudah tau. Berarti ada jalan yang kita buat punggung lagi, kita buatkan saluran di sisi kanan kiri, setelah itu di utamanya Jalan Ngagel, kita akan buatkan crossing lagi,” tuturnya.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Dorong Masyarakat Gotong Royong Rehabilitasi Hutan

    Eri juga meminta kepada camat dan lurah setempat untuk berkoordinasi dengan warga pemilik usaha yang berdiri di atas saluran. Rencananya, setiap persil usaha itu akan dibuatkan penutup saluran berukuran 1×2 meter. Dengan begitu diharapkan ke depan setiap saluran ini bisa dibuka dan dibersihkan.

    “Saya juga minta nanti Pak Camat setiap satu bulan sekali diadakan kerja bakti bareng warga dengan pemkot. Saya ingin menjaga Surabaya ini berbarengan. Insya Allah kalau ini sudah dibersihkan, crossing jalan, air cepat surut,” katanya.

    Eri menyebut, sekarang ini Pemkot Surabaya tengah mengerjakan sejumlah rumah pompa untuk membalik arah aliran air sebagai upaya antisipasi genangan. Namun, dalam proses pengerjaan itu, dia juga tak ingin justru menjadi penyebab genangan.

    Baca juga :  Vakum 15 Tahun, Kota Surabaya Kembali Gelar MTQ

    Dalam  kunjungan itu, wali kota didampingi sejumlah pejabat dinas terkait di lingkungan Pemkot Surabaya. Termasuk jajaran dari kecaatan dan kelurahan.

    “Kita punya protap, jadi kita semuanya turun ke lapangan. Alhamdulillah hari ini di titik-titik yang biasanya hujan deras (genangan air) di Jalan Basuki Rahmat, Panglima Sudirman, Dharmawangsa itu masih bisa kita atasi. Tapi kita tidak ingin setiap hujan itu ada genangan,” katanya.

    Sementara itu, Eri menyebut bahwa warga sekitar mengaku, wilayah Ngagel Jaya Utara dan Timur yang berbatasan dengan Ngagel Jaya Selatan, sudah 25 tahun mengalami banjir saat hujan turun. Setelah menemukan solusi hari ini, dia memastikan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. “Tadi saya sampaikan ke warga, Insya Allah tahun ini selesai,” katanya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan