Sabtu, 1 Oktober 2022
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriPandemi Covid Mereda, Wisata Edukasi Kampung Kelinci Mulai Mengeliat

    Pandemi Covid Mereda, Wisata Edukasi Kampung Kelinci Mulai Mengeliat

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Terlihat seorang pria bersama putrinya sedang bermain di kawasan wisata edukasi kampung kelinci yang berlokasi di Lingkungan Banggi Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri

    Objek wisata edukasi Kampung Kelinci kembali dibuka dan dapat dikunjungi oleh masyarakat, setelah sebelumnya sempat dilakukan penutupan selama 2 tahun.

    Berlokasi di lingkungan Banggi Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri,
    kampung kelinci merupakan tempat wisata yang memiliki konsep penataan ruang yang bertujuan untuk edukasi kepada masyarakat khususnya bagi anak-anak.

    Pemilik Wisata Kampung Kelinci, Djaka Siswa Lelana mengutarakan, pihaknya memperkenalkan objek wisata ini tepat pada tanggal 22 Desember 2019, sebelum pandemi covid -19 melanda di sejumlah kawasan Indonesia bahkan Dunia.

    Baca juga :  Edarkan Pil Dobel L, Buruh Serabutan Asal Kediri Ditangkap

    Sebelum mengalami penutupan sementara kala itu, jumlah wisatawan yang berkunjung dirasa sangat banyak, bahkan pada saat pergantian awal tahun 2020 lalu, perhari jumlahnya bisa mencapai 500 orang, dan terus mengalami grafik peningkatan terutama pada hari Sabtu dan Minggu.

    Atas latar belakang persamaan hobi, dan edukasi kepada masyarakat, dirinya membuka kembali tempat wisata yang sempat dalam kurun waktu 2 tahun ditutup akibat dampak pendemi covid -19.

    “Kampung Kelinci mulai hari sabtu kemarin (2/1), dan sudah mulai kembali di buka wisata dengan konsep wahana bermain dan belajar untuk anak-anak,” urainya

    Berkenaan harga tiket masuk relatif terjangkau, untuk kategori usia anak hanya dikenai biaya Rp 5 rb, sedangkan usia dewasa Rp 10 rb. Ungkapnya. Minggu,(2/1/2022).

    Baca juga :  Bupati Kediri Tegaskan Bansos BBM Harus Tepat Sasaran

    Pria yang akrab disapa Djaka menambahkan, setiap pengunjung yang datang khususnya kategori usia anak diijinkan berinteraksi, dan bersentuhan langsung dengan jenis kelinci tertentu yang telah ditempatkan di dalam sangkar berukuran besar.

    Pengunjung juga bisa memberi makan kelinci dengan membeli wortel harga Rp 5 rb per tiga biji yang disediakan oleh pengelola.

    Dari hasil survey yang telah Ia lakukan tempat wisatanya lebih disukai dan dikunjungi oleh masyarakat khususnya anak-anak, bekenaan tersebut pihaknya telah mempersiapkan wisata ramah lingkungan dan ramah anak.

    “Wisata ini juga diciptakan bebas dari asap rokok, sehingga bagi pengunjung yang ingin merokok sudah disediakan smoking area,” tegasnya.

    Selain itu, dialokasi wisata Kampung Kelinci, dirinya juga telah mempersiapkan para pedagang untuk menjajakan aneka macam makanan dan minuman tradisional, dengan harga yang terjangkau.

    Baca juga :  Belasan Oknum Perguruan Silat di Kediri Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan

    Bagi para pedagang merupakan warga sekitar dan secara sengaja, ia tidak memungut biaya mereka untuk berdagang di kawasan wisata. Namun dengan syarat makanan dan minuman yang dijual merupakan menu tradisional dan, wajib mengemakan baju kebaya. Agar sekaligus pengunjung bisa selfie atau foto bareng dengan pedagang tersebut.

    Terakhir, Djaka Siswa Lelana, menyampaikan, ditengah situasi pandemi covid 19, maka pihaknya menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah kepada masyarakat setiap berkunjung ke lokasi wisata.

    “ Kita juga menerapkan protokol kesehatan juga dijalankan di area Wisata Kampung Kelinci, setiap pengunjung dilakukan tes suhu badan, cuci tangan pakai sabun dan harus pakai masker,”pungkasnya. (Abi).

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan