Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    OlahragaFilosofi KONI Jatim di PON Papua, Sehat Lalu Prestasi!

    Filosofi KONI Jatim di PON Papua, Sehat Lalu Prestasi!

    Kontingen Jawa Timur menargetkan juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua yang dijadwalkan berlangsung 2-15 Oktober 2021.
    Namun lantaran di tengah pandemi Covid-19, menurut KONI Jatim, keselamatan dan kesehatan tetap menjadi perhatian utama di atas prestasi atlet.
    “Sesuai filosofi kita paling penting dan paling utama adalah keselamatan atlet kedua kesehatan, terakhir performa atlet baru prestasi,” kata Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil.
    “Jadi jangan dibalik, itu tidak benar harus berhati-hati mendesain ini,” lanjutnya.
    Sementara itu, PON Papua XX/2020 mempertandingkan 37 cabang olahraga (cabor) memperebutkan 1.783 medali.
    Kontingen Jatim sendiri mempersiapkan 544 atlet untuk memperebutkan medali di PON XX Papua.
    KONI Jatim bangga sejarah prestasi Eko Yuli di empat Olimpiade

    Eko Yuli

    Baca juga :  Lepas Atlet Surabaya Menuju PON Papua, Eri Beri Target 54 Medali Emas

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur mengaku bangga dengan sejarah dan prestasi lifter Eko Yuli Irawan yang selalu meraih medali pada empat Olimpiade terakhir.
    “Dia adalah sejarah. Empat Olimpiade dia selalu podium dan ini sangat membanggakan tak hanya bagi Jatim, tapi juga Indonesia,” ujar Ketua Harian KONI Jatim M Nabil di Surabaya, Selasa.
    Eko Yuli Irawan sukses membawa pulang medali perunggu di kelas 56 kg pada Olimpiade Beijing 2008, lalu juga medali perunggu kelas 62 kg di Olimpiade London 2012.
    Kemudian, pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro dia sukses meraih medali perak di kelas 62 kg, dan terakhir Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 61kg menggondol medali perak setelah membukukan total angkatan 302 kg (snatch 137 kg dan clean and jerk 165 kg).
    Kendati usia Eko Yuli tidak lagi muda karena sudah menginjak 32 tahun dan merupakan atlet senior, kata Nabil, namun tetap low profile, tidak mau diistimewakan, serta tidak ragu membagikan ilmunya kepada lifter-lifter junior.
    “Di Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim, Eko Yuli itu panutan atlet-atlet muda. Meski prestasinya sudah mendunia dan atlet internasional, tapi tidak jarang dia berbagi ilmu, motivasi serta pengalaman,” ucap dia.
    Eko Yuli sejak beberapa tahun lalu tercatat sebagai atlet Puslatda Jatim, lalu membela Jatim di PON Jawa Barat 2016, bahkan mempersembahkan medali emas.
    “Dia memang lahir di Lampung, tapi dibesarkan dan dibina di Jatim. Dia adalah teladan dan kami sangat bangga. Semoga muncul Eko Yuli-Eko Yuli lainnya,” kata mantan komisioner KPU Jatim tersebut. (*)
    Reporter : Teguh Safrianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan