Selain itu, ajang ini juga sebagai ajang mencari atlet billiard yang nantinya akan dimasukkan dalam tim PWI Jawa Timur untuk ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2020.
Masih pada acara pembukaan yang sama, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, M. Nabil menyampaikan apresiasinya kepada Majalah Pro-M yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, ini sebagai tambahan wawasan bagi wartawan di dunia olahraga.
Ajang ini juga dinilai akan mengasah kemampuan para wartawan yang akan menjadi atlet Porwanas dari kontingen PWI Jatim.
“Saya pikir ini bukan sekadar hura-hura tapi tentu ada kalkulasi lain bagaimana menghasilkan atlet biliard. Ini tentu akan membawa nama baik Jawa Timur yang jadi kepentingan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Menurutnya, wartawan pun bisa menjadi penyangga nama baik Jawa Timur di bidang olahraga. Belum tentu provinsi lain yang mengirim atlet dengan proses seperti ini. Padahal idealnya, semua yang dikirim harus melalui proses seperti ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim, Drs Supratomo mengatakan, jika turnamen ini merupakan agenda di luar agenda yang akan diselenggarakan Pemprov Jatim. Meski di luar agenda Pemprov Jatim, namun sangat baik untuk memperat tali silaturahim dan kesehatan lewat olahraga.
“Ini menjadi penyemangat kita dalam melaksanakan hari pers. Biliard ini cabor yang perlu konsentrasi, karena perlu konsen maka membutuhkan ketahanan fisik, dan mental,” katanya. (wt)





