Kehadiran aparat ini seolah menjadi simbol bahwa persaudaraan yang dibangun PSHT mampu menjadi pilar stabilitas keamanan di wilayah Mojoroto.
Apresiasi tinggi datang dari Koramil 03 Mojoroto. Pelda Dwi Basuki, yang hadir mewakili institusinya, memandang gerakan sosial ini sebagai oase yang menyejukkan. Ia berharap, semangat berbagi ini menjadi fondasi karakter bagi setiap anggota PSHT agar tidak tercerabut dari akar budi pekerti yang luhur.
“Kami dari Koramil sangat mengapresiasi kegiatan sosial dari PSHT yang pada sore hari ini mengadakan santunan untuk anak yatim serta doa bersama. Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini para pengurus dan anggota dapat terus menanamkan nilai budi pekerti yang baik, menjaga persaudaraan, serta mencintai bangsa dan negara,” ungkap Pelda Dwi dengan nada bangga.
Acara ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati, disusul dengan penyerahan santunan secara simbolis. Saat azan Magrib berkumandang, kesederhanaan menu buka puasa menjadi pelengkap kehangatan. Melalui aksi nyata di Kelurahan Campurejo ini, PSHT Ranting Mojoroto seolah ingin mengirimkan pesan kuat: bahwa di balik seragam hitam yang gagah, berdenyut hati yang penuh kasih terhadap sesama. (*)





