Kediri  

KAHMI Jatim Matangkan Muswil 2026, Kota Kediri Siap Menjadi Tuan Rumah

KAHMI Jatim Matangkan Muswil 2026, Kota Kediri Siap Menjadi Tuan Rumah
Pengurus dan anggota KAHMI mengikuti Safari Ramadan MW KAHMI Jawa Timur Klaster Kediri Raya yang membahas konsolidasi organisasi serta persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jatim 2026 di Kota Kediri.(Foto: Moch Abi Madyan).

Muswil tersebut rencananya dihadiri seluruh pengurus MD KAHMI se-Jatim. Setiap daerah akan mengirim dua utusan resmi, ditambah perwakilan Forhati serta alumni HMI lainnya.

Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menyampaikan paparan di podium saat Safari Ramadan MW KAHMI Jawa Timur di Kediri.
Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menyampaikan paparan di podium dalam kegiatan Safari Ramadan MW KAHMI Jawa Timur Klaster Kediri Raya yang membahas persiapan Muswil KAHMI Jatim 2026.(Foto: Moch Abi Madyan).

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menyebut pertemuan di Kediri menjadi bagian dari koordinasi intensif menjelang agenda lima tahunan organisasi itu.

“Persiapan Muswil yang insyaallah akan digelar di Oktober 2026 ini, intinya lagi mengupdate posisi kegiatan dari masing-masing wilayah,” ujar pria yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kediri.

Imam menilai Kota Kediri memiliki posisi strategis dan mudah dijangkau oleh pengurus dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dari sisi infrastruktur maupun kesiapan organisasi, pihaknya mengaku siap jika dipercaya menjadi tuan rumah.

“Secara persiapan sih kita siap untuk ditunjuk misalkan kalau memang bersedia direncanakan di sini, kita akan bekerja sama dengan panitia bareng lah dengan Kabupaten karena secara kegiatan memang kita relatif tidak bisa dipisahkan,” tutupnya.

Muswil KAHMI Jatim ke VI nantinya tidak hanya menjadi forum silaturahmi alumni HMI, tetapi juga agenda penting pemilihan sembilan orang Presidium untuk periode berikutnya. Selain itu, forum tersebut akan mengevaluasi peran KAHMI dalam mendukung pengembangan kader HMI di berbagai daerah di Jatim. (*)

Penulis: Moch Abi Madyan