PPPK Penuh dan Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separuh Gaji

PPPK Penuh dan Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separuh Gaji
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, pemberian THR kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PPPK penuh waktu dan paruh waktu disesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) masing-masing daerah.

Karena dinilai terlalu kecil, Wali Kota Eri akhirnya meminta kepada jajarannya untuk melakukan penghitungan ulang, agar PPPK paruh waktu mendapatkan THR yang lebih layak dari nilai tersebut, meskipun masa kerjanya baru dua bulan.

“Saya bilang, Pak Sekda bagaimana pun itu (PPPK paruh waktu) berjuang bersama untuk pemerintah kota. Ini adalah rumah besar kita bersama, maka tolong dihitung, ternyata pembagian itu tidak diatur dalam PP dan boleh diatur oleh kepala daerah,” ucapnya.

Setelah dilakukan penghitungan ulang, Eri imengungkapkan, PPPK penuh waktu yang masa kerjanya kurang dari satu tahun tetap mendapatkan THR 100 persen. Sedangkan PPPK paruh waktu yang masa kerjanya kurang dari satu tahun, mendapatkan THR senilai Rp2 juta setiap orang.

“Karena itu saya bilang yang untuk PNS, yang untuk PPPK penuh waktu, itu maka saya minta dicarikan sebanyak 100 persen. Terus yang kedua PPPK paruh waktu saya berikan nilai Rp2 juta, meskipun aturannya nggak ada dan ternyata hitungannya kecil, saya bismillah tetap (berikan) Rp2 juta,” ungkapnya.

Di tengah pengumuman mekanisme pemberian THR untuk PPPK penuh waktu dan paruh waktu, Eri mendapatkan reaksi dari para ASN se-Kota Surabaya. Dari layar Zoom, para ASN mereaksi hasil penetapan tersebut dengan berbagai emoticon gembira sebagai tanda terima kasih kepada Eri.

Eri berharap kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ASN untuk terus menjaga nama besar Pemkot Surabaya ke depannya. Tidak hanya itu, ia juga ingin menunjukkan bahwa kinerja seluruh ASN baik PNS maupun PPPK penuh waktu dan paruh waktu Pemkot Surabaya berbeda dengan daerah lainnya.

“Karena kalau mendapatkan 100 persen ini kan karena tunjangan kita berbeda dengan daerah yang lainnya. Ini juga perjuangan Pak Sekda ngomong ke saya bolak-balik soal THR. Tapi saya juga berharap, agar kinerjanya tetap dipertahankan,” katanya. (*)

Editor: Wetly