KEDIRI (WartaTransparansi.com) – DPD LDII Kota Kediri menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) VII bakal menjadi momentum memperkuat delapan bidang pengabdian organisasi sekaligus memperluas kontribusi terhadap persoalan strategis Kota Kediri.
Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menyebut Musda kali ini dirancang sebagai ajang konsolidasi program lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kami datang ke sini untuk silaturahim dan menjelaskan bahwa Musda akan memperkuat program Eco Pesantren,” ujarnya, Jumat 12 Desember 2025.
Salah satu bentuk implementasi nyata, LDII mengganti karangan bunga ucapan selamat menjadi bibit tanaman yang bisa langsung ditanam setelah Musda.
“Tanaman tersebut, setelah Musda selesai, dapat langsung ditanam,” tegasnya.
Langkah itu diharapkan dapat menekan potensi sampah dekoratif sekaligus menggerakkan partisipasi warga dalam penghijauan. Agung menambahkan, LDII juga menyiapkan kader mudanya untuk terlibat dalam program pengentasan kemiskinan dan perbaikan sanitasi.
“LDII siap mengerahkan kader muda kami untuk terjun dalam program bedah rumah layak huni dan pembangunan MCK komunal,” ujarnya.
Di bidang lingkungan, LDII berencana menguatkan Gerakan 3R dan edukasi pengolahan sampah organik menjadi kompos untuk membantu menekan volume sampah harian di Kota Kediri.
Terkait ancaman narkotika, LDII akan memperkuat pembinaan karakter generasi muda.





