Minggu, 21 Juli 2024
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBlitarPolres Blitar Kota Bantah Lamban Tangani Pengaduan Masyarakat 

    Polres Blitar Kota Bantah Lamban Tangani Pengaduan Masyarakat 

    BLITAR (Wartatransparansi.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota telah dan sedang menyelidiki dugaan terjadinya tindak pidana penipuan dan penggelapan yang berawal dari perjanjian kerjasama penambangan pasir di wilayah Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

    Hal itu disampaikan Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar menanggapi pemberitaan yang mengesankan sikap lamban Unit Pidana Ekonomi dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) oleh warga Kademangan berinisial DAS tertanggal 28 Februari 2024.

    “Perlu kami sampaikan bahwa penyelidikan terkait Dumas Nomor 01/DMS/SPI01/2024 oleh Saudara DAS terkait dugaan pidana penipuan dan penggelapan oleh saudara yang berinisial DRA hingga saat ini masih berlangsung,” ujar Samsul kepada awak media, Sabtu (22 Juni 2024).

    Baca juga :  Duel Maut 2 Warga Blitar Masuk Rumah Sakit

    “Masih proses pemeriksaan saksi-saksi, tidak benar kalau dikatakan lamban. Memang ada beberapa saksi yang tidak memenuhi panggilan Satreskrim sehingga akan dilakukan pemanggilan ulang untuk dimintai keterangan mereka,” tambahnya.

    Kata Samsul, dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan itu berkaitan dengan adanya perjanjian kerjasama antara pelapor dengan terlapor sehingga pelapor mengklaim mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Unit Pidana Ekonomi, lanjutnya, juga tengah berusaha mendapatkan keterangan dari pemilik lahan galian tambang yang ada di Desa Butun, Kecamatan Gandusari.

    “Perkembangan selanjutnya nanti akan disampaikan penyidik kepada pelapor melalui SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan),” tuturnya.

    Pada kesempatan itu, Samsul juga menepis tuduhan yang disampaikan pihak pelapor melalui pemberitaan sejumlah media online bahwa Kanit Pidek Iptu YS terkesan mem-back up terlapor.

    Baca juga :  Belum Ada Kepastian Calon Pemimpin, Warga Kota Blitar memilih Pasif

    “Tuduhan itu tidak benar dan tidak berdasar,” tegas Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.(*)

    Reporter : Sumartono

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan