Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaMedia Koran Transparansi Verfak Dewan Pers

    Media Koran Transparansi Verfak Dewan Pers

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Koran Transparansi edisi cetak dan WartaTransparansi.com dengan bendera PT Media Koran Transparansi, baru saja menerima tim verifikasi beserta  saksi dari Dewan Pers dan konstituen Dewan Pers.

    Verifikasi berlangsung di kantor Media Koran Transparansi Gedung Pers PWI Jatim, Jl Taman Apsari 15-17 Surabaya, pada Kamis (15/2/2024), menyusul lolosnya verifikasi administrasi (vermin) Koran Transparansi dan Wartatransparansi.com, pada tanggal 25 Januari 2024.

    Verifikasi faktual (verfak) dilakukan tim pendataan dari administrasi sesuai dengan standar perusahaan pers, terutama perusahaan pers dengan terdaftar di Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM)

    Hadir dalam kesempatan tersebut Pemimpin Redaksi KoranTransparansi dan Wartatransparansi.com HS. Makin Rahmat, Komisaris Utama H. Djoko Tetuko, Direktur Amin Istighfarin, Redaktur Pelaksana Wetly dan perwakilan wartawan serta bagian administrasi.

    Baca juga :  Usai Shalat Id di Taman Surya Wali Kota Eri Langsung Open House di Rumah Dinas

    Media Koran Transparansi Verfak Dewan Pers
    Suasana Verifikasi Dewan Pers di Kantor KoranTransparansi & Wartatransparansi.com, Kamis (15/2/2024)

    Kanti Wiyoto utusan dan saksi khusus Dewan Pers mengawali pertemuan dengan mengenalkan diri bahwa kedatangannya untuk mengecek semua dukumen dan keberadaan kantor. Sedangkan nanti Ibu Elly, tenaga ahli Dewan Pers akan menanyakan satu persatu semua dukumen melalui zoom meeting.

    Tenaga ahli Dewan Pers, Elly, dalam zoom meeting meminta saksi Dewan Pers Kanti Wiyoto untuk menunjukkan bentuk dukumen tentang kesejahteraan wartawan dan karyawan apakah ada SKnya atau tidak, dan sistem pembayarannya. Lalu Kanti didepan laptop menunjukkan semua dukumennya.

    Kanti didampingi saksi Sokip dari SMSI Jatim, menunjukkan administrasi perusahaan berkaitan dengan kode perilaku wartawan dan karyawan atau kode internal perusahaan ditanyakan detail juga. Semua dukumen harus ditunjukkan.

    Baca juga :  Khofifah Ungkap 1.396 Tempat Wisata Di Jatim yang Bisa Dikunjungi 

    Pemimpin Redaksi Samiaji Makin Rahmat juga dimintai penjelasan mengenai penerbitan KoranTransparansi. Semua jawaban harus dibarengi dengan bukti bukti otentik.

    Menyangkut konten, menurut Tubagus Adi dari konstituen PWI, pihaknya meminta semua penulisan berita harus memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber, dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.

    Menyangkut nama Transparansi, menurut Djoko Tetuko, salah satu wartawan utama ke depan akan menjadi media khusus keterbukaan Informasi publik.

    “Jadi selain konten atau materi berkaitan dengan pemberitaan umum di media selama ini. Maka akan fokus dan konsentrasi untuk materi informasi publik disiarkan ke media pers,” tandasnya. (*)

    Reporter : Moch. Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan