Pun melihat langsung kondisi bangunan, prasarana pendukung yang kurang pemeliharaan serta lingkungan sekitar yang kurang penerangan, Mas Dhito meminta supaya revitalisasi dilakukan menyeluruh.
“Membangun masjid saya tidak mau setengah setengah. Jadi mulai dari fungsi sama estetikanya sama internal di dalam masjid juga harus clear,” tuturnya.
Mas Dhito meminta Dinas Perkim, Bagian Kesra dan Takmir Masjid untuk menginventarisir menyeluruh apa saja yang harus dibenahi termasuk penataan ruangan kantor dalam masjid.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Agus Sugiarto menyampaikan, sebagaimana harapan bupati, perencanaan akan dilakukan lebih mendetail, mulai dari taman, bangunan masjid beserta sara pendukung termasuk penatauangkantor.
“Mas bup minta semuanya, termasuk untuk lantai satu supaya tidak tersekat-sekat, nanti kantornya kita geser atau dibuatkan di belakang,” ungkapnya. (*)





