Kamis, 29 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    HeadlineKhofifah Apresiasi Motor dan Mobil Listrik Karya Siswa SMK PSM 2 Takeran...

    Khofifah Apresiasi Motor dan Mobil Listrik Karya Siswa SMK PSM 2 Takeran Magetan

    MAGETAN (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Summit 2023 di Kampus Pesantren Sabilil Muttaqien, Takeran, Kab. Magetan, Selasa (10/10).

    Gubernur Khofifah yang didampingi Pj. Bupati Magetan Hergunadi, Ketua Mufattisien PSM Dahlan Iskan, dan Ketua Majelis Pimpinan Pusat PSM, Muhammad Taufik Yanuar meninjau stand pameran produk inovasi dan hasil karya siswa-siswa baik SMK, SMA, MA, maupun SLB di bawah binaan PSM.

    Tidak hanya itu, dalam acara yang dihelat sebagai rangkaian HUT ke-80 PSM itu, Gubernur Khofifah turut melaunching konversi Mobil dan Motor Listrik karya siswa SMK PSM 2 Takeran Magetan. Antara lain mobil listrik konversi Jaguar JAG-EV dan motor beat listrik.

    Baca juga :  Pj. Gubernur Adhy Karyono Terima Anugerah Paritrana Award 2023

    Secara khusus, Gubernur Khofifah mengapresiasi berbagai inovasi yang dihasilkan oleh para siswa dan santri di bawah naungan lembaga pendidikan di PSM. Bahkan ia juga mendorong agar apa yang dilakukan di PSM bisa dilakukan di tempat yang lain. Agar inovasi inovasi terus lahir dari kalangan santri dan pesantren. Melalui berbagai upaya tersebut insya Allah tujuan dari tema ulang tahun ke-80 PSM yakni melaju lebih cepat menuju PSM hebat, Insyaallah akan diijabah Allah SWT. Kami berharap dan mendorong agar inovasi terus lahir dari para santri dan juga pesantren," lanjutnya.

    Khofifah mengatakan, para guru dan kepala sekolah juga harus menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin, yang membuat sesuatu tidak mungkin menjadi mungkin.

    Baca juga :  Pj. Gubernur Adhy Karyono Terima Anugerah Paritrana Award 2023

    “We have to open mind. Kalau siswanya menjadi inovator berarti guru-gurunya harus lebih inovatif. Bila kita membuka ruang untuk terus belajar, membuka wawasan, maka anak-anak yang menjadi sosok inovator ini sekaligus akan menjadi bagian dari lahirnya seorang game changer, terangnya.

    Menurutnya, keberadaan sekolah-sekolah PSM yang jumlahnya sekitar 120 sekolah ini menjadi bagian dari upaya besar untuk memberikan kontribusi lebih signifikan dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, serta membangun peradaban dunia. Apalagi, sektor pendidikan menjadi salah satu faktor yang menentukan dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). (*)

    Reporter : Rudy Ardi

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan