Minggu, 19 Mei 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaBertemu Wali Kota, Dubes Prancis Jadikan Surabaya Prioritas Kerja Sama

    Bertemu Wali Kota, Dubes Prancis Jadikan Surabaya Prioritas Kerja Sama

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone bersama jajarannya berkunjung ke Kota Pahlawan dan melakukan pertemuan dengan Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Selasa (18/7/2023). Banyak hal dibahas, hingga menjadikan Kota Surabaya sebagai prioritas kerja sama antara Indonesia dan Prancis.

    Usai pertemuan, Eri menjelaskan banyak hal yang sudah dibahas dalam pertemuan itu, mulai dari bidang budaya, ekonomi, dan juga pendidikan. Nantinya, dalam bidang pendidikan akan ada delegasi dari Indonesia yang akan belajar ke Prancis.

    “Begitu juga sebaliknya, apalagi sekarang ini ada 60 mahasiswa dari Prancis yang kuliah di ITS,” katanya.

    Dalam waktu dekat, kata Eri, 60 mahasiswa dari Prancis itu akan diundang dalam penutupan Surabaya Cross Culture. Setelah itu, mereka juga akan diajak untuk melihat langsung tempat-tempat wisata heritage dan wisata lainnya di Kota Surabaya.

    “Ini penting karena Surabaya ini bukan hanya sebagai kota bisnis, tapi juga kota sejarah. Ternyata orang-orang Prancis itu sangat menyukai tempat-tempat bersejarah itu, apalagi di Surabaya terus dipertahankan, termasuk perkampungannya. Makanya nanti mahasiswa ini akan dijadikan dutanya Surabaya ketika kembali ke Prancis, sehingga ke depan kita berharap banyak orang Prancis yang mengenal Kota Surabaya,” katanya.

    Baca juga :  Progres Capai 43 Persen, RSUD Surabaya Timur Beroperasi September 2024

    Sebenarnya, lanjut Eri, kalau berbicara tentang wisata pasti juga akan menggerakkan ekonomi Surabaya. Makanya, nanti mahasiswa-mahasiswa dari Prancis itu akan dikenalkan dulu semua hal tentang Surabaya, termasuk Kebun Raya Mangrove yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kebun Raya Mangrove ini merupakan yang pertama di Indonesia.

    “Nantinya, di sana akan ada jetskinya, sehingga nanti kalau Pak Dubes datang lagi ke Surabaya pada bulan Oktober, saya akan ajak beliaunya untuk naik jetski di sana. Ini untuk mengenalkan Surabaya bahwa kota ini memiliki wisata alam juga,” ujarnya.

    Eri juga mengakui bahwa dalam pertemuan itu juga dibahas tentang transportasi Surabaya. Saat ini, Prancis sudah bekerja sama dengan Bappenas untuk membangun transportasi di beberapa titik di Indonesia, dan salah satunya adalah Surabaya. Makanya, Eri berharap Prancis ini bisa membantunya dalam bidang transportasi.

    Baca juga :  Kurang Puas Penataan Kota Lama, Eri Minta Perbaikan

    “Apalagi kami juga sudah memiliki FS (Feasibility Study) mulai zamannya Bu Risma. Nanti kita akan samakan dengan Bappenas ketika Bappenas menyentuh Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Nanti yang di dalam kota kita bagaimana konektivitasnya, tidak boleh berhenti itu. Alhamdulillah Pak Dubes nanti juga akan menurunkan timnya untuk melihat dan membantu kita menyelesaikan semuanya,” tegasnya.

    Untuk itu, Eri mengaku sangat appreciate dengan kedatangan Dubes Prancis ke Surabaya, karena ini dapat memotivasi dan memberikan semangat bagi orang-orang Prancis untuk datang ke Surabaya.

    Ia juga sangat yakin kedatangan Dubes Prancis ke Surabaya akan bisa menggerakkan ekonomi Surabaya dengan wisatawannya maupun dalam pendidikannya. “Saya senang sekali dengan pertemuan ini karena kerja sama ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi warga Surabaya,” katanya.

    Baca juga :  Waspada Risiko Penularan DBD di Kota Surabaya

    Sementara itu, Duta Besar Prancis Fabien Penone mengaku sangat senang berada di Surabaya. Kedatangannya ke Surabaya untuk mempererat hubungan antara Prancis dengan Indonesia.

    “Kami berharap bisa membangun kerja sama yang baik dengan Indonesia, termasuk dengan Surabaya. Itulah alasannya kami datang dari Jakarta ke Surabaya. Bagi saya, Surabaya merupakan kota yang prioritas,” kata Fabien.

    Ia juga mengakui bahwa dalam pertemuannya dengan Wali Kota Eri sudah banyak yang dibicarakan dan hampir semua bidang, terutama yang bisa digarap dalam kerja sama. Mulai dari bidang budaya, bidang ekonomi dan pendidikan.

    Dalam bidang ekonomi, sudah ada beberapa perusahaan Prancis yang sudah hadir di Surabaya maupun di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan dalam bidang pendidikan, di Surabaya sudah ada mahasiswa Prancis yang belajar di ITS yang berjumlah 60 mahasiswa.

    “Di tahun-tahun ke depannya, kami akan mendatangkan lebih banyak lagi mahasiswa Perancis untuk belajar di Indonesia. Jadi, saya sampaikan terima kasih banyak kepada Wali Kota Eri atas dukungannya kepada kami,” tukasnya. (*)

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan