Jumat, 24 Mei 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPemkot Surabaya Gelontor Rp310 M Garap Drainase dan Pompa Air

    Pemkot Surabaya Gelontor Rp310 M Garap Drainase dan Pompa Air

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Menghadapi musim hujan yang diperkirakan Desember 2023, Pemkot Surabaya gelontorkan anggaran Rp310 miliar untuk pengerjaan puluhan proyek drainase dan pembangunan pompa air.

    Data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menyebutkan, proyek drainase atau saluran itu tersebar di sekitar 60 titik jalan-jalan utama dan jalan kecil permukiman.

    Dari puluhan titik tersebut, DSDABM akan lebih fokus mengerjakan wilayah genangan yang cukup parah. Antaranya, Tambak Wedi, Bulak Banteng, daerah Pucang, Kertajaya, Manukan Lor, Manukan Tama, daerah Kendung, dan tengah kota.

    Menurutnya, penyelesaian genangan di wilayah yang cukup parah tersebut tidak bisa diselesaikan hanya di satu titik genangan saja. Tetapi, dimulai dari hulu ke hilir.

    Baca juga :  Kejar WBBM, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari Studi Tiru Ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak

    “Harus dilihat system drainasenya dari hulu ke hilir, genangannya di mana, lantas dilakukan pengkajian untuk penanganan dan perencanaan desain pembangunan dan rumah pompa,” ujarnya, Kamis (13/7/2023).

    Selain itu, Windo juga menjelaskan, saat ini pemkot punya pengerjaan rumah yang harus diselesaikan di beberapa titik. Misal di daerah Dukuh Kupang Barat, di mana secara elevasi daerahnya memang seperti bukit lalu langsung turun, tidak rata dan menimbulkan genangan.

    “Di wilayah barat ada beberapa titik konsenj penyelesaian genangan. Di utara juga kita selesaikan tahun ini,” akunya.

    Untuk pekerjaan kali ini, DSDABM Kota Surabaya menargetkan proyek drainase tersebut sudah harus selesai bulan November 2023.

    Sebab, lanjutnya, pihaknya mendapat info dari BMKG bahwa untuk awal puncak musim kemarau Agustus, sedangkan prediksi musim hujan 2023/2024 di bulan Desember. “Artinya, kalau misalnya hujan maju ke Oktober, kita sudah siap, sudah ada tim untuk penanganan genangan gerak cepat.

    Baca juga :  Tahun Depan Mahasiswa Aceh di Surabaya Mulai Tempati Asrama Baru

    Terkait masalah anggaran, Windo menjelaskan, untuk kedua proyek (drainase dan pembangunan rumah pompa) akan menelan dana mencapai Rp310 miliar.

    “Lelang sudah dilaksanakan. Nilainya sekitar Rp310 miliar untuk pengerjaan drainase di jalan besar dan kecil, serta rumah pompa,” ujarnya.

    Untuk meminimaliasi terjadinya kemacetan arus lalin, menurut Windo, proyek akan dikerjakan seperti tahun lalu. Yakni, pekerjaannya dilakukan tanpa menutup seluruh ruas jalan. (*)

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan