Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaMeski Baru Separuh Jalan, Khofifah Sebut Suasana Idul Fitri Berjalan Kondusif

    Meski Baru Separuh Jalan, Khofifah Sebut Suasana Idul Fitri Berjalan Kondusif

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) –Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pesan kepada para jamaah shalat idul fitri di masjid Nasional Al Albar dan masyarakat Jawa Timur bahwa suasana Idul Fitri tahun ini berjalan kondusif dan Khidmat. Arus mudik dan balik juga aman dan lancar meskipun baru separuh jalan.

    Gubernur Khofifah mengatakan perbedaan penetapan 1 syawal akan menjadi bagian dari format penghormatan dan penghargaan satu dengan yang lain.

    “Silaturahmi jangan berbeda. Apakah yang menetapkan 1 syawal tanggal 21 maupun 22 April tetap sama-sama kita bangun silaturahmi dengan baik agar Jatim tetap kondusif dan guyub rukun,” pesan Gubernur saat memberikan kata sambutan di Masjid Al Akbar, Sabtu (22/4/2023)

    Baca juga :  Kebersamaan Forkopimda dalam Open Hause Pj. Gubernur Adhy Karyono

    Secara pribadi Khofifah mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas lapangan dan Dirlantas atas kinerja yang luar biasa selama pengamanan arus mudik dan arus balik.

    Berdasarkan laporan puncak mudik bahwa di Jawa Timur relatif berjalan aman dan lancar bahkan tadi malam Dirlantas Polda Jawa Timur menyampaikan angka kecelakaan lalu lintas turun.

    “Meski baru setengah jalan, kami menyampaikan terima kasih kerja keras semuanya tim yang ada di lapangan,” tuturnya.

    Gubernur Khofifah memprediksi hari ini terjadi puncak wisatawan di berbagai destinasi wisata sampai dengan tanggal 25 April 2023. Oleh karena itu, dirinya meminta seluruh elemen TNI /Polri Dinkes, Dishub dan relawan menguatkan sinergitas dan kolaborasi untuk menjaga destinasi-destinasi wisata supaya semua berjalan aman, lancar, nyaman dan mengesankan.

    Baca juga :  Sholat Idul Fitri di Mas Surabaya,  Pj. Gubernur:  Bersyukur Situasi Jatim Aman, Nyaman Terjaga

    “Khusus kepada seluruh pengelola wisata saya minta tolong dan kembali mengingatkan untuk bisa melakukan penyiapan pengamanan semaksimal mungkin di wahana-wahana wisata mereka,” pesannya.

    Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyinggung kesiapan arus balik. Arus balik harus tetap dipantau supaya semuanya lancar aman dan bisa memberikan rasa aman keselamatan bagi semua pihak yang sudah bersiap untuk balik.

    “Kembali atas nama Pemprov Jawa Timur dan pribadi saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Selamat menyambut Idul Fitri satu Syawal 1444 Hijriyah,” pungkasnya.

    Dalam khutbah yang dibawa Khotib Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin, tema idul fitri ‘Hakekat Kembali Fitrah’ memiliki makna yang dilatarbelakangi oleh ‘Id berarti kembali, sementara fitrah berasal dari kata Al Fithi merupakan salah satu bentuk kesucian.

    Baca juga :  Khofifah Ungkap 1.396 Tempat Wisata Di Jatim yang Bisa Dikunjungi 

    Selain itu, hari raya idul Fitri adalah hari istimewa karena diawali dengan “Takbir” (Allahu Akbar) yang berarti Allah Maha Besar dan merupakan syiar umat Islam.

    Gubernur didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan jajaran Kepala OPD Pemprov Jatim juga turut melaksanakan salad Ied yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar KH Abdul Hamid Abdullah SH, M.Si dan Khotib Dr. KH Abdullah Syamsul Arifin, MHI (Gus Aab) selaku Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Arifin Curahkalong Bangsalsari Jember. (fir/min)

    Reporter : Hidayati Firli I

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan