Jumat, 19 Juli 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWaspada Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Wilayah Jatim hingga 28 Desember

    Waspada Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Wilayah Jatim hingga 28 Desember

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Waspada potensi cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah Jawa Timur hingga 28 Desember 2022. Begitu analisis kondisi iklim BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda Sidoarjo, Kamis (22/12/2022).

    Menurut Kepala BMKG Sidoarjo, Taufiq Hermawan mengatakan, wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim hujan. Kondisi dinamika atmosfer masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan, (22-28 Desember 2022).

    Dijelaskan, hasil analisis dinamika atmosfer terkini di wilayah Jawa Timur menunjukkan, bahwa kondisi La Nina yang diprakirakan masih dalam level sedang selama bulan Desember, sehingga berpengaruh cukup signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Jatim.

    Terjadi pola pertemuan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

    Baca juga :  Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari Sosok Ulama Penyelamat Umat

    Selain itu, adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia. Ini dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, peningkatan kecepatan angin permukaan, serta peningkatan tinggi gelombang di sekitarnya.

    Termasuk aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Equatorial Rossby di wilayah Jawa Timur.

    Selain itu, lanjut Taufiq, suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang masih hangat dengan anomali antara +0,5 s/d +2ºC. Hal ini menyebabkan suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer.

    Disebutkan pula, ada beberapa wilayah yang patut diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi (genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi) untuk periode 22-28 Desember 2022.

    Baca juga :  Sidak Komisi A DPRD Surabaya Sasar Depo Peti Kemas

    Antaranya, wilayah Bondowoso, Jember, Jombang, Lumajang, Magetan, Pacitan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kab. Kediri, Kab. Probolinggo, Kab. Blitar, Banyuwangi, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, Lamongan, Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Kab. Pasuruan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Bangkalan, Kota Batu, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Mojokerto, Pamekasan, Sampang, Tuban, Kota Blitar, Kota Kediri, dan Kota Malang.

    Untuk itu, bagi masyarakat pesisir harap mewaspadai fenomena pasang maksimum air laut akibat pasang purnama.

    Fenomena tersebut berpotensi mengakibatkan banjir rob pada tanggal 22 – 26 Desember 2022 dengan ketinggian mencapai 130 – 160 cm dari rata-rata muka laut (potensi banjir rob antara 10-30 cm di wilayah pesisir). Area terdampak, yaitu Area Pelabuhan Surabaya (22 – 26 Desember 2022, pukul 21.00 – 01.00 WIB), Pesisir Surabaya Barat, termasuk Gresik, Lamongan, Tuban (24 – 26 Desember 2022, pukul 21.00 – 24.00 WIB), Pesisir Surabaya Timur, termasuk Kenjeran, Pasuruan, Sidoarjo (22 – 25 Desember 2022, pukul 21.00 – 24.00 WIB).

    Baca juga :  Sambut Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, Ini Respon Khofifah

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak bencana. Selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website (www.juanda.jatim.bmkg.go.id/radar), dan informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 hingga 3 jam ke depan yang selalu kami bagikan melalui website (www.juanda.jatim.bmkg.go.id), serta media sosial (@infobmkgjuanda), saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0859800300011. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan