Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    OlahragaPresiden FIFA Gianni Temui Jokowi di Istana, Tentukan Nasib Liga 1

    Presiden FIFA Gianni Temui Jokowi di Istana, Tentukan Nasib Liga 1

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022). Pertemuan Jokowi dan Presiden FIFA itu berlangsung tertutup. “Nice to meet you,” kata Jokowi saat menyambut Gianni, Presiden FIFA begitu masuk Istana Merdeka.

    Jokowi dan Gianni tampak tersenyum. Setelah itu, Jokowi mengajak Gianni untuk masuk ke ruang Jepara. Jokowi dan Gianni kemudian berbincang tentang sejumlah hal. Informasi mengenai rencana kedatangan Gianni ke Indonesia sebelumnya disampaikan langsung Presiden Jokowi. Saat itu, Jokowi mengumumkan FIFA tidak mengenakan sanksi terhadap sepakbola Indonesia seusai Tragedi Kanjuruhan. Hal itu tertulis dalam surat FIFA yang diterima Jokowi.

    Untuk diketahui, surat itu merupakan tindak lanjut komunikasi Jokowi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada Senin (3/10) lalu. FIFA lantas mengirimkan surat balasan ke Jokowi yang salah satunya pemberitahuan tidak adanya sanksi bagi sepakbola Indonesia. “Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepakbola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” kata Jokowi.

    Baca juga :  LaNyalla Pacu Semangat Atlet Tenis Meja Jatim untuk PON Aceh-Sumut

    Jokowi juga menyampaikan poin lain dalam surat FIFA tersebut. Salah satunya terkait kerja sama antara pemerintah dan FIFA untuk membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia. “FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut,” ujarnya.

    Sebelumnya, perwakilan FIFA Sudah Temui PSSI Sebelumnya, perwakilan FIFA yakni Niko Nhouvannasak selaku Development Project Coordinator telah melakukan pertemuan dengan PSSI dan AFC, Rabu (12/10/2022).

    Nhouvannasak menjelaskan bahwa kedatangan dirinya sebagai perwakilan FIFA adalah untuk mengumpulkan data-data terkait Tragedi Kanjuruhan. “Kami, AFC dan PSSI di sini ingin memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi pada masa mendatang. Apa yang kami lakukan sekarang adalah mengumpulkan semua informasi apa yang sebenarnya terjadi,” kata Nhouvannasak dalam jumpa pers.

    Baca juga :  Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri Remehkan Kamboja

    Selain itu, dalam pertemuannya dengan PSSI, Nhouvannasak juga membahas soal kelanjutan kompetisi dan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah. “Kami dan PSSI juga mengadakan pertemuan serius untuk melangkah dengan rencana aksi dan time line yang nyata untuk memastikan bahwa liga akan kembali dalam waktu dekat, dan Piala Dunia U20 di Indonesia tahun depan aman,” tutur Nhouvannasak.  (sr)

     

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan