Selasa, 16 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaAkibat Proyek Saluran Depan Pasar Turi, Arus Lalin Jalan Dupak di Contra...

    Akibat Proyek Saluran Depan Pasar Turi, Arus Lalin Jalan Dupak di Contra Flow

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pekerjaan proyek saluran di jalan Dupak, tepatnmya depan Pasar Turi Baru, dikebut. Akibat proyek itu, arus lalu lintas (lalin) di jalan tersebut diberlakukan contra flow hingga 17 Oktober mendatang.

    Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Soesandi Ismawan menjelaskan, pemberlakuan contra flow itu merupakan hasil koordinasi antara jajaran Pemkot Surabaya dengan Polrestabes Surabaya. Contra Flow itu sudah dimulai sejak 3 Oktober hingga 17 Oktober 2022 mulai pukul 21.00-05.00 WIB.

    “Jadi, arus lalin dari arah barat di Jalan Dupak dialihkan ke sisi selatan lewat jalur contra flow depan PGS (Pasar Grosir Surabaya). Setelah itu lurus ke arah timur lalu masuk ke Jalan Tembaan,” kata Sandi, Sabtu (8/10/2022).

    Baca juga :  Khofifah Ungkap 1.396 Tempat Wisata Di Jatim yang Bisa Dikunjungi 

    Menurutnya, rekayasa lalu lintas dengan sistem contra flow semacam ini dilakukan karena proyek pengerjaan saluran itu dimulai dari sisi utara, sehingga jalan yang sisi utara yang ditutup sementara. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menyesuaikan dengan arus lalu lintas yang sudah diatur di lapangan.

    “Teman-teman Dishub dan kepolisian sudah standby di lokasi untuk membantu mengatur arus lalu lintas. Kami mohon maaf apabila ada kepadatan arus lalu lintas di jalan tersebut, karena memang ada pengerjaan koneksi saluran,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM), Eko Juli mengatakan, pengerjaan saluran itu untuk menghubungkan saluran yang ada di depan PGS dengan saluran besar yang ada di Pasar Turi Baru. Saluran besar itu nyambung ke saluran Dupak Perahu sampai nyambung ke pompa air Dupak.

    Baca juga :  PT Pegadaian Area Surabaya 1 Bagikan Bingkisan Lebaran Kepada Pengurus Bank Sampah Binaan

    “Jadi, selama ini kalau ada hujan lebat di depan Pasar Turi Baru di rel-rel itu pasti tergenang, karena memang posisi jalannya rendah dan air yang dari selatan jalan tidak bisa keluar, karena nunggu air dari Jalan Semarang surut dulu, makanya kita bikin saluran yang menghubungkan saluran di depan PGS ke saluran di depan Pasar Turi Baru,” kata Eko.

    Pekerjaan saluran sudah dimulai Rabu lalu, tepatnya di sebelah timur rel kereta api. Sesuai hasil rekomendasi dari Polrestabes Surabaya dan Dishub Surabaya, pengerjaan saluran itu ditargetkan selesai dalam 2 minggu ke depan, yaitu 3-17 Oktober 2022.

    “Namun, insyallah tidak sampai 2 minggu. Seminggu lebih dikit insyallah sudah bisa selesai semuanya. Buktinya, dari kemarinnya kita sudah pasang 8 box culvert dari 18 box culvert yang akan kita pasang di proyek tersebut, karena panjang saluran yang kita bangun itu 20 meter,” katanya.

    Baca juga :  Tokoh Lintas Elemen Halal Bi Halal ke Kediaman Ketum PP Muslimat NU Khofifah

    Dijelaskan pula, pekerjaan saluran tersebut menutup satu ruas jalan, dan yang pertama ditutup adalah ruas jalan di sisi utara, makanya arus lalu lintas itu diberlakukan contra flow. Setelah di sisi utara selesai, maka akan dilanjutkan di sisi selatan.

    “Dengan saluran baru ini, kami berharap ke depan tidak ada lagi genangan di depan Pasar Turi Baru itu, terutama di kawasan rel itu, karena kita sudah koneksikan ke saluran air yang lebih besar,” katanya. (*)

    Editor : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan