Rabu, 30 November 2022
27.2 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriJelang Satu Abad NU, Fatayat Kota Kediri Gelar Lomba Mewarnai dan Pasar...

    Jelang Satu Abad NU, Fatayat Kota Kediri Gelar Lomba Mewarnai dan Pasar UMKM

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Ratusan peserta terlihat antusias mengikuti lomba Mewarnai dan Pasar UMKM yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) Fatayat di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

    Lomba yang merupakan ajang kompetisi diikuti sebanyak 580 siswa taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) dari berbagai daerah disekitar Kota Kediri. Terbagi menjadi 3 kategori usia untuk memperebutkan hadiah senilai puluhan juta rupiah yakni berupa tabungan pendidikan dan uang tunai dari panitia.

    Ketua Fatayat Kota Kediri, Dewi Nafi’ah menyampaikan, menyongsong satu abad NU, pihaknya mengelar kegiatan mewarnai usia tingkat anak-anak dan Pasar UMKM kepada para pendamping peserta yang memang tidak boleh mendampingi saat perlombaan berlangsung.

    Tujuannya digelar perlombaan ini sebagai cara Fatayat  Kota Kediri berkhidmat kepada organisasi NU, dengan di ikuti ratusan siswa TK dan SD dari sejumlah daerah di sekitar Kota Kediri. ” ini merupakan kali kedua kita menyelenggarakan secara sukses kegiatan serupa pada tahun sebelumnya,” ujarnya, Minggu (25/9/2022).

    Baca juga :  Cegah Warga Putus Sekolah, Pemkab Kediri Kembali Kucurkan GNOTA Tahap Dua

    Aktivis yang akrab disapa Dewi mengatakan, selama kegiatan berlangsung antusias peserta sangat luar biasa, dibuktikan sejumlah pembagian berbagai macam hadiah hiburan. Peserta maupun pendamping dalam hal ini orang tuanya sangat aktif dan semakin semarak.

    Lanjut Dewi, pihaknya merencanakan kegiatan serupa pada tahun mendatang dengan tema dan konsep kegiatan yang akan semakin menarik animo peserta. “Insya Allah pengenya nanti kita akan mengelar kegiatan ke-3 dan 4 bahkan seterusnya.  Mohon doa dan restunya semoga kegiatan bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, mengutarakan, kegiatan kali ini merupakan rangkaian satu abad NU diselenggarakan oleh PC Fatayat Kota Kediri yang berlangsung secara lancar. Kegiatan kali ini, yang membedakan dengan kegiatan sebelumnya, yakni panitia pelaksana mengusung konsep mewarnai logo satu abad NU. ” Peserta tadi mewarnai logo satu abad NU, guna menyemarakkan hari lahir salah satu organisasi besar Islam di Indonesia tersebut,” tuturnya.

    Baca juga :  Kabupaten Kediri Tuan Rumah Banteng Fondo Ride, Bersepeda Sekaligus Berziarah Makam Proklamator

    Ulama kharismatik yang akrab disapa Gus Ab menambahkan, pihaknya berharap dengan kegiatan positif ini bisa memicu potensi dan bakat peserta. Sekaligus bisa sebagai media pembelajaran agar peserta bisa memiliki karakter disiplin, mandiri dan bertanggung jawab. “Saya berharap dengan lomba ini peserta bisa memiliki karakter disiplin mandiri dan bertanggung jawab. Dimana secara teknis penilaian juri tak terlepas dari kerapian, kebersihan, dan keindahan dalam mewarnai,” terangnya.

    Terpisah, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, pihaknya menilai kegiatan Fatayat NU Kota Kediri sangat bagus dan sekaligus mengalihkan perhatian anak terhadap ketergantungan gadget atau handphone. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Fatayat NU Kota Kediri. Karena acara sangat mendidik, dan bagus. Karena sekarang ini anak-anak pada pegang gawai, untuk itu memang harus dibuatkan acara seperti ini supaya mereka lepas dari gawai,” ujarnya

    Baca juga :  Banteng Charity Tingkatkan Motivasi Guru dan Pelajar di Kabupaten Kediri

    Menurut Walikota yang akrab disapa Mas Abu, peranan  sebagai orangtua agar bisa membatasi pengunaan gadget kepada anak-anak. Alasannya, seusia anak-anak dunianya adalah bermain di lapangan, bermain di tanah, dan lainnya tapi bukan bermain gadget. Dikhawatirkan bisa mempengaruhi karakter maupun potensi yang dimiliki bilamana tidak bisa dimanfaatkan sesuai pada kebutuhan dan kepentingan sehari-hari. “Jangan berikan anak-anak kita itu gawai. Saya paham anak-anak kalau dikasih gawai akan diam. Tapi dia akan melupakan orangtua nanti ke depan,” paparnya.

    Terakhir, Mas Abu menambahkan, agar kegiatan yang melibatkan anak anak bisa dilakukan setiap tahunnya, oleh berbagai pihak baik pemerintah maupun organisasi di Kota Kediri. Dan bagi peserta baik yang menang dan belum beruntung agar tetap bisa bersemangat karena perjuangan tak akan pernah menghianati hasil. “Saya sampaikan kepada ananda peserta yang meraih juara bisa menjadi anak yang hebat dan bisa membanggakan orang tua,” tutupnya. (Abi).

    Reporter : Moch. Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan