Selasa, 29 November 2022
29.4 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDidampingi Sahat, Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Hotman Paris

    Didampingi Sahat, Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Hotman Paris

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (24/9/2022).

    Saat menerima Hotman, Gubernur Jawa Timur Khofifah ditemani Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak, Sekdaprov Adhy Karyono, Kadis ESDM Nur Kholis dan Kadisnakertrans Himawan Estu Bagijo.

    Kedatangan Hotman Paris tentu tidak untuk urusan politik, apalagi mengajak Khofifah berkoalisi running  Pilpres 2024 akan datang melainkan untuk kemanusiaan. Khususnya dalam rangka memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat  miskin di Surabaya.

    Bukan hanya itu, Hotman membeberkan beberapa alasannya bertemu Khofifah. Dia mengaku, sowan ke Khofifah, karena ingin konsultasi dari ratusan warga Jatim. Dimana, dirinya memiliki program yang namanya Hotman 911.

    “Jadi ini sudah ada 100 yang antre di W Superclub untuk konsultasi. Saya bersama partner saya. Jadi, sebelum bekerja, kita di Jatim harus sowan dulu dengan penguasa setempat, Ibu Gubernur yang cantik ini,” ujarnya kepada wartawan.

    Baca juga :  Wali Kota Eri Cahyadi Dukung Peremajaan Pipa PDAM

    Didampingi Sahat, Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Hotman Paris

    Pihaknya sangat terima kasih kepada Khofifah yang menemui sambil makan makanan khas Jatim. “Ibu gubernur sangat welcome Bu Khofifah. Tadi dijamu makanan daerah Jatim aduhai. Saya gak nyangka Ibu Khofifah ramah sekali,” tuturnya.

    Hotman mengaku dirinya memiliki sebuah misi untuk memberi bantuan hukum kepada warga yang kurang mampu, namun terzalimi secara hukum. Belakangan dirinya punya misi namanya Hotman 911.

    “Program ini, terutama bergerak memberi bantuan hukum khusus kasus yang menyentuh rasa kemanusiaan. Kasus selektif, khusus untuk masyarakat yang ekonomi lemah, jadi pengais keadilan,” jelasnya.

    Hal itu menjadi dasar Hotman mengunjungi Jatim, dan melakukan sowan ke Gubernur Khofifah. Bahkan, Hotman mengaku siap, jika sewaktu-waktu Pemprov Jatim membutuhkan dirinya.

    “Jadi kita izin dulu dan kita menawarkan kalau suatu saat kita diperlukan setiap waktu kita ke Jatim. Karena sebelumnya saya pernah ke Jatim ke pondok pesantren, ke Lirboyo, ke Tebuireng. Saya dapat gelar Gus di Tebuireng, dan Lora dari Said Aqil Siradj, itu kira-kira misi kita,” pungkasnya.

    Baca juga :  Warga Sepakat Penyesuaian Tarif PDAM Diiringi Peningkatan Kualitas dan Pelayanan

    Gubernur Khofifah berharap kedatangan Hotman Khofifah bisa menjadi strong partnership dengan berbagai elemen. Salah satunya dari elemen hukum untuk mewujudkan keadilan di warga yang berseiring dengan kemakmuran bisa kita maksimalkan.

    “Selamat datang Bang Hotman di Bumi Majapahit. Ketika kita ingin mewujudkan kemakmuran pada saat sama, keadilan bisa kita wujudkan. Jadi kita butuhkan strong partnership ke berbagai elemen strategis,” katanya.

    Khofifah pun mengajak Hotman berdiplomasi holtikultur. Dengan diplomasi ini, diharapkan bisa membantu masyarakat Jatim khususnya yang lemah dalam ekonomi untuk mendapat akses perlindungan hukum.

    “Kami terima kasih mendapat penguatan dari warga Jatim yang ingin mengakses bagaimana perlindungan hukum dan kepastian hukum bisa ter-support dari Bang Hotman Paris. Beliau sudah punya tim, ada konfirmasi 100-an yang konsultasi (di Surabaya),” paparnya.

    Baca juga :  Berkas Administrasi Lengkap, Pendaftar PPK Segera Serahkan Ke Kantor KPU Surabaya

    Hotman dan partnernya diharapkan bisa membantu masyarakat yang kesulitan terkait perlindungan hukum. Dia juga menyebut, tim hukum dari Hotman bisa terkoneksi dengan Pemprov Jatim.

    “Kalau tim itu nanti terkoneksi dengan Pemprov (Jatim), kita pada dasarnya punya koneksitas dengan LBH, yang memberi bantuan gratis untuk keluarga kurang mampu khususnya perempuan, anak dan disabilitas. Kebetulan koordinatornya Covis-19 (koordinator LBH) kemarin baru wafat,” kata Khofifah.

    Mantan Mensos RI ini juga berharap, bantuan hukum Hotman kepada warga yang kesulitan di Jatim sifatnya pro bono. Yakni bantuan atau perlindungan hukum kepada warga umum tanpa dipungut biaya. “Kalau ini bisa ter-support dalam format, kalau bisa pro bono ya pro bono,” tandasnya. (*)

    Reporter : Amin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan