Rabu, 28 September 2022
33 C
Surabaya
More
    OlahragaKetum PB WI Airlangga Hartarto: 70 Negara Bakal Ikuti Kejuaraan Dunia Wushu...

    Ketum PB WI Airlangga Hartarto: 70 Negara Bakal Ikuti Kejuaraan Dunia Wushu di Bumi Serpong

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) –  Sebanyak 70 negara bakal mengikuti kejuaraan dunia Wushu junior yang akan berlangsung di Bumi Serpong Damai Tangeran Desember mendatang. Sehingga Kejurnas ini menjadi ajang seleksi sebelum kejuaraan dunia digelar.

    Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia Airlangga Hartarto, menjelaskan ini disela sela kejurnas Wushu junior tahun 2022 di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (20/9/2022).

    Dikatakan bahwa Kejurnas selalu diselenggarakan setiap tahun. Namun saat pandemi Covid-19 melanda, Kejurnas tidak selenggarakan secara fisik hanya secara virtual.

    Ajang Kejurnas Wushu 2022 yang memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia tersebut berlangsung dari tanggal 18 hingga 21 September 2022, diikuti oleh 450 atlet dari 20 provinsi dengan mempertandingkan nomor Taolu, Sanda dan Kungfu.

    Baca juga :  Deltras Telan Kekalahan Ketiga di Kandang Persiba

    Selain Piala Presiden, Kejuaraan ini juga memperebutkan Piala Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia dan Piala Menpora.

    Ketum PB WI Airlangga Hartarto: 70 Negara Bakal Ikuti Kejuaraan Dunia Wushu di Bumi Serpong

    “Jadi saya harap event ini dapat menjadi tempat mengasah latihan. Saya minta seluruhnya untuk jaga sportivitas, jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan. Siapapun yang akan jadi juara umum, jangan terlena dan terus berprestasi dan yang paling penting adalah konsistensi,” kata Menko Airlangga.

    Menurut Airlangga, Pengembangan sektor olahraga terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah dan diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem pembangunan nasional. Hal tersebut juga seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan bahwa olahraga merupakan industri yang cakupannya sangat luas.

    Industri olahraga  tidak hanya terkait dengan industri events namun juga termasuk industri apparel atau clothing line, perlengkapan olahraga, hingga broadcasting dan commercial.

    Baca juga :  Dihukum Berat Komdis PSSI, Persebaya Ajukan Banding

    Dengan demikian, sektor olahraga juga memiliki kemampuan untuk menjadi salah satu pendongkrak perekonomian dan mengembangkan sport tourism nasional.

    Dalam menentukan arah kebijakan pembinaan keolahragaan nasional dalam jangka panjang secara terintegrasi dan kolaboratif untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam bidang keolahragaan, Pemerintah telah menetapkan 12 cabang olahraga unggulan ke dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2021.

    Menurut Airlangga Hatarto, Wushu olahraga yang mengandalkan teknik, kecepatan, dan akurasi juga terus dipersiapkan untuk menghadapi event olahraga kompetitif di berbagai level termasuk kejuaraan dunia.(*)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan