Kamis, 13 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDPRD Sepakat Pembangunan Rumah Sakit di Surabaya Timur

    DPRD Sepakat Pembangunan Rumah Sakit di Surabaya Timur

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pemkot dan DPRD Kota Surabaya, akhirnya sepakat membangun Rumah Sakit (RS) di Surabaya Timur, kawasan Gununganyar. Disepakati pula, skema pembiayaan pembangunan menggunakan tahun jamak/multiyears 3 tahun.

    Kesepakatan tertuang dalam Nota Kesepakatan antara Wali Kota Surabaya dengan DPRD Surabaya tentang pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pembangunan Rumah Sakit Beserta Sarana dan Prasarana Pendukungnya. Nota Kesepakatan diteken Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Jumat (12/8/2022) kemarin.

    Awalnya, skema pembiayaan pembangunan rumah sakit itu multiyears 2 tahun. Namun, dalam rapat paripurna itu, ada usulan dari anggota dewan untuk memperpanjang satu tahun lebih lama, yakni 3 tahun.

    Alasan, karena dewan menyadari bahwa pemkot tengah berjuang memulihkan ekonomi warga, sehingga diharapkan anggaran pemkot tidak hanya lari ke rumah sakit saja, tapi juga ke pos anggaran lainnya.

    Baca juga :  LaNyalla Nilai Pentingnya Edukasi Keuangan untuk Generasi Muda

    Wali Kota Eri mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para anggota dewan yang akhirnya menyetujui skema pembiayaan rumah sakit itu multiyears selama 3 tahun. Sebab, kekuatan APBD pemkot memang masih banyak dibutuhkan oleh warga Kota Surabaya.

    “Skema multiyears tiga tahun ini sangat luar biasa, karena awalnya disetujui dua tahun. Insya Allah rumah sakit ini bisa selesai dengan tiga tahun, dan Insya Allah sebelum Februari 2025 atau sebelum saya berakhir (jadi Wali Kota Surabaya),” kata Eri.

    Menurutnya, pembangunan rumah sakit di Gununganyar ini memang sangat penting, karena selama ini terpusat di RSUD Soewandhie, sehingga tidak heran jika di RSUD Soewandhie sering penuh.

    Baca juga :  Rencana Revitalisasi Eks THR-TRS, Tahap Awal Dikerjakan Bulan Juli

    Karena itu, pemkot dan DPRD Kota Surabaya sepakat untuk membangun rumah sakit di Surabaya Timur atau di kawasan Gununganyar untuk memecah kepadatan di RSUD Soewandhie.

    “Saya terima kasih kepada pimpinan DPRD dan anggota DPRD Surabaya, karena beliau-beliau ini mempunyai visi yang sama untuk menyelesaikan kepentingan umat Surabaya. Makanya, dengan pembangunan rumah sakit ini kita berharap tidak ada lagi antrian panjang di RSUD Soewandhie, karena semuanya sudah kita pecah pelayanannya,” kata Eri.

    Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono juga bersyukur karena pada saat Rapat Paripurna itu Wali Kota Eri beserta jajarannya langsung merespon cepat usulan anggota DPRD Surabaya yang mengusulkan skema pembiayaan pembangunan itu diubah menjadi tiga tahun, bukan dua tahun. Tujuannya supaya APBD Surabaya punya kelonggaran untuk skema pembiayaannya.

    Baca juga :  Gaungkan Slogan SMS, Dokter Agung Apresiasi Kesuksesan Tour de Panderman 2024

    “Sedangkan untuk anggaran pembangunan rumah sakit itu sekitar Rp 507,5 miliar,” aku pria yang akrab disapa Awi.

    Sebenarnya, pembangunan rumah sakit di Surabaya Timur yang nantinya akan berlokasi di Gununganyar itu merupakan usulan lama dari DPRD Surabaya. Usulan tersebut akhirnya disetujui oleh Pemkot Surabaya dan rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2023-2025.

    “Semoga nanti rumah sakit ini tipe C yang akan melayani pengobatan dari kawasan sekitarnya, mulai dari Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan juga Wonocolo. Nanti bisa berobat di situ,” harap Awi. (wt)

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan