Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    OlahragaTito Suhud SH MH ; Wasit Harus Sehat, Jangan Jadi Kambing Hitam

    Tito Suhud SH MH ; Wasit Harus Sehat, Jangan Jadi Kambing Hitam

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Wasit dan hakim sebagai profesi mulai, jika mampu memberikan keadilan karena kebenaran. Jangan sampai menjadi kambing hitam.

    “Sama-sama sebagai korps baju hitam, memutuskan dengan benar akan menjadi pengadil yang mulia. Tetapi kadang sama-sama jadi kambing hitam,” kata Tito Suhud SH MH, Ketua PN Jakarta Timur saat memberikan materi penyegaran wasit dan asisten wasit Liga 1 2022/2023.

    Oleh karena itu, kata Tito Suhud, harus membekali dengan intelektual, moral dan integritas. Supaya mampu memberikan putusan dengan adil.

    Hanya saja, lanjutnya, suasana kebatinan dan pembelaan kepada wasit harus dilakukan. “Mengapa? Bagaimana mau memberikan keadilan, kalau wasitnya sendiri tidak diberlakukan dengan adil.

    “Oleh karena itu, wasit sesuai tema utama Referees Must Now Be Suoerfit 365 Days A Year; Alatas Rendy! Intinya harus sehat sepanjang waktu,” tandasnya, Selasa (19/7/2022).

    Baca juga :  Jacksen Terancam Ikuti Jejak Pelatih Persib dan Persik yang Dipecat

    Tito Suhud menjelaskan, intelektual, moral dan integritas yang harus ada pada diri seorang hakim dan seorang wasit. Apalagi wasit memimpin langsung di lapangan membutuhkan keputusan cepat saat terjadi peristiwa selama berlangsung pertandingan.

    Selain itu, kata Tito Suhud, menjunjung tinggi sportivitas tidak berpihak, dan teguh pada pendirian, juga modal untuk menjaga moral.

    Hanya saja, lanjut dia, penonton harus juga mau belajar membantu wasit dan perangkat pertandingan memahami rule of the game.

    Oleh karena itu, kata dia, menguasai peraturan itu sangat mutlak dalam memimpin pertandingan.

    “Sebab, peluit wasit di lapangan menentukan hasil pertandingan, hakim ketuk palunya menentukan kalah menang suatu perkara,” katanya di Hotel Mercure Cikini,

    Baca juga :  Tiba di Jakarta, Timnas U16 Dibanjiri Bonus

    Mengenai umpatan-umpatan dari masyarakat kepada hakim dan wasit, menurut Tito Suhud, jangan menjadikan wasit mengubah pendirian dan keteguhan.

    “Oleh karena itu, meningkatkan harga diri dengan semangat akan menjadikan wasit menjadi pengadil yang mulia,” tandasnya.

    Tito Suhud mencontoh, bahwa setiap putusan terkadang ditafsirkan kontroversial. Hal itu karena berbeda memandang. Tetapi tidak pernah ada tim yang menang mencaci wasit. (*)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan