Senin, 8 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanSemua Jemaah Haji Tiba Di Jatim Jalani Screening Covid-19

    Semua Jemaah Haji Tiba Di Jatim Jalani Screening Covid-19

    SURABAYA (WartaTransparasi.com) –  Semua Jemaah haji begitu tiba di Jawa Timur diharuskan mengikuti screening Covid-19. Ini untuk menghindari kecenderungan naiknya angka Covid-19 akhir akhir ini setelah sempat melandai beberapa saat.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa semua Jemaah Haji Tahun 2022 yang pulang ke Jawa Timur harus menjalani screening covid-19 setibanya di Indonesia tanpa terkecuali.

    Screening tersebut dilakukan sebagai langkah kewaspadaan Pemprov Jatim untuk menjamin keamanan dan kesehatan seluruh Jemaah Haji sebelum kembali ke daerah asal.

    Hal itu menjadi pokok bahasan Gubernur Khofifah saat memimpin Rapat Pembahasan Proses Mitigasi Kepulangan Jamaah Haji Asal Jawa Timur Tahun 2022 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (15/7) pagi.

    Baca juga :  Airlangga Capres, Dukungan Sarmuji Gubernur Terus Melebar

    Turut hadir dalam rapat ini, Kabid PHU selaku Plt. Kakanwil Kemenag Jatim Drs. ABD HARIS, M.Pd.I, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jatim Dr. Erwin Ashta Triyono, jajaran Direktur RSUD di bawah naungan Prov. Jatim serta perwakilan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.

    “Hari ini kita rakor lengkap. Bahwa ada Surat Edaran  dari  BNPB bahwa warga negara yang melakukan perjalanan luar negeri yang pulang kembali ke Indonesia harus dilakukan screening sementara dari Kemenkes  harus dilakukan booster bagi yang belum.booster,” tegas Gubernur Khofifah.

    Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran no 22 Tahun 2022 oleh Satgas Penanganan Covid-19 kaitannya protokol kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang diterbitkan oleh BNPB tertanggal 8 Juli 2022.

    Baca juga :  PAN Jatim dan Partai UKM Indonesia Jatim Berjodoh Siap Menangkan Pemilu 2024

    Untuk para Jemaah Haji, begitu mendarat di bandara mereka akan dilakukan screening oleh KKPP. Selanjutnya saat tiba di asrama haji akan dilakukan  screening dan swab antigen. Jika kedapatan bergejala dan memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius, mereka harus menjalani test PCR.

    “Kemudian dari screening itu, jika ada yang bergejala dan suhu tubuhnya di atas 37,5 maka akan diswab PCR oleh KKP, vendornya dari BNPB. Di luar itu semua harus swab antigen, dimana swab antigen ini akan ditangani oleh Dinkes Provinsi,” tegas Gubernur Khofifah. (sr)

    Reporter : Samuel Ruung

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan