Selasa, 16 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    LifeStyleSutradara: Film "Atas Nama Surga" ialah perasaan jujur perempuan

    Sutradara: Film “Atas Nama Surga” ialah perasaan jujur perempuan

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Sutradara film “Atas Nama Surga” Adis Kayl Yurahmah mengatakan, film drama romantis rsebut merupakan perasaan jujur seorang perempuan saat harus menghadapi kenyataan bahwa dia diduakan oleh orang yang dicintainya.

    “Ini ialah perasaan jujur perempuan. Aku yakin semua perempuan itu akan susah menerima saat diduakan, ditigakan, diempatkan. Walau pada akhirnya dia akan ikhlas dan legowo, tapi tetap akan ada proses beratnya,” kata Adis saat ditemui WartaTransparansi.com Selesai gala premier “Atas Nama Surga” di Jakarta, Kamis (9/6) malam.

    Lewat film “Atas Nama Surga”, Adis mengatakan dia sama sekali tidak berusaha untuk melawan atau memerangi poligami. Dia tak memungkiri bahwa syariat Islam memperbolehkan poligami.

    Baca juga :  IKEA Bangun Gerai Di Surabaya

    Namun, dalam film tersebut, Adis berusaha menampilkan risiko yang akan mungkin terjadi saat seorang suami berniat melakukan poligami. Sebab, menurut dia, poligami sebenarnya merupakan hal yang sangat berat.

    “Jangan sampai kita menyalahgunakan poligami. Aku tidak memerangi atau melawan poligami. Tapi poligami itu sangat berat ya, lewat jalan yang sulit, lewat jalan yang berliku. Apakah kita dapat melewati itu?” tutur Adis.

    “Islam memang memperbolehkan poligami. Tapi Naya, dia mengambil risiko untuk kehilangan orang yang dicintainya karena dia memilih surga yang lain dibanding dia tidak ikhlas seumur hidupnya. Karena kalau tidak ikhlas seumur hidup kan justru akan menjadi dosa, bukan cuma ke dia, tapi juga ke keluarganya,” imbuhnya.

    Baca juga :  Film “Decision to Leave” Akan Wakili Korea Selatan Di Oscar 2023

    supaya pesan edukasi mengenai rumah tangga dan poligami dapat lebih mudah diterima, Adis pun menyisipkan ceramah Ustadz Das’ad Latif dalam film tersebut.

    “Selain mengedukasi penonton, tapi ini juga mengedukasi karakter supaya dia dapat berpikir apa yang harus dia lakukan. Apakah benar dia sudah mampu, apakah dia memang punya niat menduakan, apakah semua pertolongan itu harus diakhiri dengan pernikahan kalau berbeda gender,” kata Adis.

    Ditulis oleh Gavrila Godelva, “Atas Nama Cinta” bercerita tentang rumah tangga Naya (Della Dartyan) dan Attar (Miqdad Addausy) yang terguncang karena kehadiran Salwa (Amanda Rigby), mantan kekasih Attar.

    Setelah lima tahun menikah dengan Naya, Attar kembali bertemu Salwa yang nyaris bunuh diri karena merasa orang tuanya tak dapat melindungi dia dari suaminya yang kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Attar pun berniat membantu Salwa. Namun tanpa disadari, hal itu membuat rumah tangganya dengan Naya kacau. Dikutip dari Antara.

    Baca juga :  Film “Limit” Kisahkan Misi Lee Jung-hyun Selamatkan Anak Yang Diculik

    Film tersebut digarap oleh Shen Entertainment dan Bluewater Films, dan akan tayang pada 16 Juni 2022 di empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. (*)

    Reporter :

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : Antara

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan