Selasa, 9 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanASO di Jatim Ada Kendala, Diskominfo Buka Call Centre 1500117

    ASO di Jatim Ada Kendala, Diskominfo Buka Call Centre 1500117

    SURABAYA  (WartaTransparansi.com) – Mengoptimalkan pelayanan kepada publik dalam proses Analog Switch-Off (ASO) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, siap membantu masyarakat jika mengalami kendala.

    “Kami menyediakan Call Centre pada masyarakat Jawa Timur yang mempunyai permasalahan, termasuk masalah terkait perubahan siaran dari televisi analog ke digital atau ASO, bisa menghubungi nomer 1500117,” kata Kepala Dinas Kominfo Jatim, Dr Hudiyono M.Si, Kamis sore (2/6/2022).

    Menurut Cak Hud —panggilan akrab Doktor Hudiyono, Dinas Kominfo Jatim sebagai salah satu mitra dalam mensukseskan ASO, terutama yang berkaitan dengan layanan kepada masyarakat secara langsung, maka Diskominfo sebagai garda soal komunikasi dan informatika di Jatim, siap menampung dan menerima keluhan masyarahat berkaitan dengan kendala perubahan siaran TV Analog ke TV Digital ini.

    Baca juga :  PAN Jatim dan Partai UKM Indonesia Jatim Berjodoh Siap Menangkan Pemilu 2024

    Tetapi, lanjut dia, secara teknis dan pengawasan terkait dengan isi siaran menjadi domain penyelengara siaran dan KPID. “Kami hanya memberikan masukan dan saran bagaimana supaya dapat melayani publik dengan baik,” tandasnya.

    Bersyukur Ditunda

    Cak Hud menjelaskan, mengenai pelaksanaan tahap pertama ASO di Jatim, yang semula direncanakan 9 kabupaten, kemudian 8 kabupen tertunda, dan hanya dilaksanakan satu kabupaten di Situbondo, sangat bersyukur karena memang hasil kajian di Jatim masih memerlukan mundur untuk mematangkan persiapan.

    “Alhamdulillah, Kementerian Kominfo sudah mengambil kebijakan mundur dengan mengatur ulang jadwal setiap bulan, sehingga kami bersyukur dengan penundaan itu sampai batas waktu yang tepat, dan masyarakat dapat menerima manfaat,” ujarnya.

    Baca juga :  Sekdaprov Adhy Karyono Harapkan Kunker Pemprov Lampung ke Jatim Bawa Perubahan

    Mengenai upaya memenuhi deadline pada tanggal 2 November 2022, menurut dia, sangat diharapkan dapat terlaksana sesuai jadwal yang diamanatkan Undang Undang Cipta Kerja. Apalagi Indonesia soal ASO sudah tertinggal dibanding Malaysia dan Singapura, juga Thailand dan Vietnam.

    “Hanya saja kalau masih ada kendala dan belum maksimal, maka semua pihak harus bersabar karena menyangkut masalah teknis dan non-tehnis yang membutuhkan penanganan dan komunikasi lebih khusus,” katanya diplomatis. (JT)

    #ASO

    #analogswitchoff

    #TVdigtial

    #siarandigitalindonesia

    #ASO2022

    Reporter : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan