Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoSeriusi Garap Wisata Bahari Majapahit : Ning Ita Datangakan Kementerian Bappenas &...

    Seriusi Garap Wisata Bahari Majapahit : Ning Ita Datangakan Kementerian Bappenas & Kemenpraf

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadirkan Kementerian Bappenas dan Kemenpraf, untuk memberikan pendampingan dalam persiapan pengajuan DAK Kota Mojokerto tahun 2023 untuk keseriusan menggarap proyek Wisata Bahari Majapahit.

    Upaya ini untuk memberikan “Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Terintegrasi TA 2023″ kepada sejumlah OPD yang terlibat dalam mega proyek tersebut, di Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto Kamis (21/4/2022).

    “Ini supaya kita mendapatkan satu pemahaman yang sama terkait penyiapan berbagai persyaratan/ readiness criteria DAK pariwisata tematik integratif yang akan diterapkan di tahun 2023,”jelas Wali Kota Ning Ita.

    Masih katanya, Wisata Bahari Majapahit menjadi salah satu proyek prioritas pembangunan Pemkot Mojokerto 2018-2023. Mendekati tahun akhir target perealisasian program tersebut, berbagai upaya semakin digalakkan untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur spot wisata yang rencananya akan berlokasi di sekitar area jembatan Rejoto, Pulorejo itu.

    Salah satunya upaya kami, dengan menggelar “Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Terintegrasi TA 2023” kepada sejumlah OPD yang terlibat dalam mega proyek tersebut, agar Pimpinan OPD Kota Mojokerto, mendapatkan satu pemahaman yang sama terkait penyiapan berbagai persyaratan/ readiness criteria DAK pariwisata tematik integratif yang akan diterapkan di tahun 2023.

    Ditambahkan ,Kota Mojokerto diketahui sebagai salah satu daerah yang diusulkan sebagai lokasi prioritas tematik pembangunan 75 daya tarik wisata terintegrasi lintas sektor. Untuk itu dalam persiapan pengajuan DAK Kota Mojokerto tahun 2023, kami menghadirkan langsung pihak Kementerian Bappenas dan Kemenpraf untuk memberikan pendampingan.

    “Kami mengundang dari Kemenpraf dan Bappenas, harapannya untuk memastikan readiness criteria nya benar-benar terpenuhi sehingga bisa mendapat 100 persen yg diusulkan,”jelas Ning Ita

    Masih katanya, mengingat dalam pengajuan DAK tiga tahun terakhir, Kota Mojokerto belum pernah mendapatkan alokasi penuh sesuai yang diajukan.

    Tercatat tahun lalu, Kota Mojokerto hanya menerima pengalokasian 41,61% dari yang diusulkan.Pasca forum tersebut, Wali Kota juga mengajak pihak dari Kemenpraf dan Bappenas untuk meninjau langsung bakal lokasi Wisata Bahari Mojopahit. (gia)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan