Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaMinim Pelaku UMKM, Dewan Akan Panggil Kembali Dispendik dan Koperasi UMKM

    Minim Pelaku UMKM, Dewan Akan Panggil Kembali Dispendik dan Koperasi UMKM

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Dibukanya kembali peserta didik baru (PPDB) 2022, Pemkot Surabaya akan memenuhi kebutuhan seragam sekolah gratis bagi para siswa di Surabaya pada jenjang SD dan SMP. Pemenuhan seragam tersebut dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan. Kalangan Dewan menilai bahwa keterlibatan UMKM di Surabaya minim.

    Didalam pembuatan seragam sekolah diantaranya baju dan celana, seragam olahraga, sepatu, topi, badge, tas, kaos kaki, hingga ikat pinggang. Masih melibatkan delapan usaha UMKM, padahal jumlah siswa yang akan mendapatkan seragam adalah ribuan siswa .

    Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan pihaknya akan memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam pembuatan perlengkapan sekolah siswa seperti seragam maupun sepatu. Untk itu pihaknya melakukan pelatihan khusus pembuatan seragam sekolah. Karena membutuhkan keahlian menjahit agar mendapatkan hasil yang berkualitas dan cepat.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Moderasi dan Toleransi Untuk Merawat Kebhinekaan

    “Khusus seragam atau yang berhubungan dengan jahit kami lakukan pelatihan bagi MBR yang berminat dari kecamatan dan kelurahan. Jadi kita baru lakukan pendataan dan pendampingan,” katanya, Senin (18/4).

    Ia mengungkapkan, tahun ini menagetkan penambahan pelaku UMKM di Surabaya bisa terpenuhi , sementara pihaknya masih melibatkan delapan pelaku UMKM .
    “Ini baru dua pertinganya dari tahun 2021. Jadi tahun ini kami akan usahakan lebih banyak lagi,”tuturnya

    Ditempat yang sama, Kadispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh menyatakan pihaknya masih mengumpulkan data UMKM untuk membuat ribuan seragam siswa dan peralatan sekolah lainnya. Ia mengaku untuk jumlah siswa SD yang mendapat bantuan seragam ada 21.873 orang. Sedangkan SMP 26.780 orang. “Masih kami data dulu UMKMnya dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan,” tuturnya.

    Baca juga :  Wali Kota Surabaya Resmikan Sentra Digital Kuliner Ketintang

    Ia mengatakan, telah menyusun cara pembagian seragam tanpa melihat siswa dari kalangan MBR ataupun non MBR semua akan mendapatkan secara gratis.
    “Kita tidak bisa menjustifikasi siswa punya atau tidak punya. Dengan adanya pembagian ini diharapkan siswa bisa menggunakan seragam baru. Sudah waktunya seragam harus diganti,”jelasnya.

    Menanggapi pemenuhan seragam gratis siswa SD dan SMP di Surabay, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan dengan adanya jumlah UMKM menjadi dasar untuk menghitung PAK. Serta bisa melihat dari mana saja keberadaan pelaku UMKM bertempat tinggal.

    “Kami ingin Dispendik dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan segera menuntaskan pembuatan seragam yang akan dibuat oleh UMKM. Karena kami belum mengetahui secara jelas berapa UMKMnya dan lokasinya dimana saja,”ujar Khusnul.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah: Perlunya NKRI Memiliki Pokok-Pokok Haluan Negara

    Politisi PDI Perjuangan ini berharap kedua Instansi tersebut harus saling koordinasi dan kolaborasi untuk memastikan pendistribusian seragam tersebut. “Jadi Kamis depan akan kami panggil lagi kedua dina,1s tersebut dengan catatan membawa data yang jelas,”pungkasnya. (Dji)

    Reporter : Sumardji

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan