Senin, 23 Mei 2022
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaKeberhasilan “Tiga Tahun Khofifah-Emil” Kontribusi Wartawan dan Media

    Keberhasilan “Tiga Tahun Khofifah-Emil” Kontribusi Wartawan dan Media

    SURABAYA  (WartaTransparansi.com) – Keberhasilan Pemerintahan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak, selama 3 tahun tidak lepas dari kontribusi wartawan dan media, dalam menyampaikan program ke masyarakat.

    “Fungsi wartawan dan media sangat penting dalam mendukung program pemerintah dalam sikon membangun, apalagi di era pandemi Covid-19 sekarang,” kata Dr Airlangga Pribadi, akademisi dari Unair Surabaya, Selasa (15/2/2022).

    Ha itu terungkap pada Focus Group Discussion (FGD) PWI Jatim bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemeritah Provinsi Jawa Timur dengan tema “Tiga Tahun Khofifah-Emil: Kerja Cerdas Turunkan Kemiskinan”, di Ballroom PWI Jatim.

    Menurut Angga —panggilan Airlangga Pribadi—, media di Jatim khususnya sangat membantu membendung informasi hoaks, dan tidak ada media yang mengkompori, tetapi lebih banyak mendukung.

    Baca juga :  Reses, Reni Astuti Resmikan “Rumah Aspirasi” Warga Banyu Urip

    Menyelesaikan kemiskinan, manurut Angga, masing-masing OPD terintegrasi dalan program ini, bukan berjalan sendiri-sendiri.

    Perencanaan ke depan lebih penting, membuka peluang diskusi dengan wartawan, akademisi, dan masyarakat sipil bisa menjadi kebijakan ke depan.

    Sementara itu, Ketua Bappeda Provinsi Jawa Timur Dr Mochammad Yasin bahwa kontribusi wartawan sangat luar biasa dalam memberikan support kepada ibu Gubernur.

    “Evaluasi kepemimpinan selama 3 tahun, dengan 2 tahun dalam suasana pendemi Covid-19, termasuk cukup efektif dalam menurunkan kemiskinan,” katanya.

    Pada tahun 2019-2020, kata Yasin, kemiskinan naik 1 persen dari 14 persen ke 15 persen. Tetapi data yang naik itu pada pada tahun 2020 ke 2021.

    Bahkan, lanjut dia, jenjang kemiskinan antara desa dan kota, jika 10 tahun terakhir kemiskinan di desa dua kali lipat, sekarang sudah sangat berkurang prosentase kesenjangannya.

    Baca juga :  Ketua DPRD Surabaya: Harkitnas Momen Bangkitnya Ekonomi Surabaya

    Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, bahwa konsentrasi membangun Desa Devisa, Desa UMKM, dan Desa Pertanian mampu menurunkan kemiskinan.

    “FGD ini kami harapkan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi Jatim dalam mengeterapkan kebijakan ke depan, karena Pemprov hanya bersifat mengkoordinir dan tanggung jawab masing-masing kepala daerah, Gubernur bersama 38 Kab/ Kota secara bersama dalam mendukung program pemerintah,” kata Lutfi.

    Soal Desa UMKM, manurut Yasin, banyak program dari Gubernur termasuk program Kolega (Kolam Lele Keluarga).

    Sedangkan kemiskinan ekstrem garis kemiskinan tercatat 415 ribu (4 persen dari penduduk miskin), bantuan lebih fokus seperti bantuan penyelenggara operasional sekolah (BPOS) dan program bantuan lain yang mendukung program nasional dan program kabupaten/kota, menurunkan kemiskinan.

    Baca juga :  Tjutjuk, Beri Tips Cara Muda Urus BPJS

    Salah satu program langsung membantu UMKM di bawa mikro, ialah subsidi bunga (pinjaman 10 juta) 3 persen peminjam dan 8 persen subsidi.

    “Jadi konsentrasi menurunkan derajat kemiskinan. Demikian juga soal kemiskinan karena rentenir pemerintah berusaha mengurangi, jika belum mampu memberantas,” tandas Yasin.

    Airlangga menegaskan bahwa
    selama 3 tahun pemerintahan Khofifah – Emil , memenuhi janji-janji yang dikampanyekan

    “Keberhasilan itu perlu diapresiasi karena angka keberhasilan dalam kondisi tidak normal (2 tahun menghadapi Covid-19) tapi alhamdulilkah berjalan baik,” katanya.

    Apalagi, lanjutnya,
    dalam menurunkan kemiskinan
    mendayung di antara dua program utama kesehatan dan ekonomi, tetapi bukan dualisme tetapi penanganan kesehatan juga mendorong ekonomi.

    “Artinya Gubernur tetap mendorong ekonomi, dengan tetap menjalankan menjaga kesehatan masyarakat dengan konsentrasi penuh penangana masa pandemi Covid-19. (JT)

    Reporter : Djoko Tetuko
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan