SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Keberhasilan Pemerintahan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak, selama 3 tahun tidak lepas dari kontribusi wartawan dan media, dalam menyampaikan program ke masyarakat.
“Fungsi wartawan dan media sangat penting dalam mendukung program pemerintah dalam sikon membangun, apalagi di era pandemi Covid-19 sekarang,” kata Dr Airlangga Pribadi, akademisi dari Unair Surabaya, Selasa (15/2/2022).
Ha itu terungkap pada Focus Group Discussion (FGD) PWI Jatim bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemeritah Provinsi Jawa Timur dengan tema “Tiga Tahun Khofifah-Emil: Kerja Cerdas Turunkan Kemiskinan”, di Ballroom PWI Jatim.
Menurut Angga —panggilan Airlangga Pribadi—, media di Jatim khususnya sangat membantu membendung informasi hoaks, dan tidak ada media yang mengkompori, tetapi lebih banyak mendukung.
Menyelesaikan kemiskinan, manurut Angga, masing-masing OPD terintegrasi dalan program ini, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Perencanaan ke depan lebih penting, membuka peluang diskusi dengan wartawan, akademisi, dan masyarakat sipil bisa menjadi kebijakan ke depan.
Sementara itu, Ketua Bappeda Provinsi Jawa Timur Dr Mochammad Yasin bahwa kontribusi wartawan sangat luar biasa dalam memberikan support kepada ibu Gubernur.
“Evaluasi kepemimpinan selama 3 tahun, dengan 2 tahun dalam suasana pendemi Covid-19, termasuk cukup efektif dalam menurunkan kemiskinan,” katanya.
Pada tahun 2019-2020, kata Yasin, kemiskinan naik 1 persen dari 14 persen ke 15 persen. Tetapi data yang naik itu pada pada tahun 2020 ke 2021.
Bahkan, lanjut dia, jenjang kemiskinan antara desa dan kota, jika 10 tahun terakhir kemiskinan di desa dua kali lipat, sekarang sudah sangat berkurang prosentase kesenjangannya.





