Jumat, 19 Juli 2024
31 C
Surabaya
More
    HeadlinePolisi Tembak Pencuri Modus Pecah Kaca di Wilayah Kediri

    Polisi Tembak Pencuri Modus Pecah Kaca di Wilayah Kediri

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Sat Reskrim Polres Kediri Kota berhasil menangkap sindikat pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Dari empat tersangka satu diantaranya harus ditembak oleh petugas akibat mencoba berusaha kabur saat ditangkap.

    Keempat pelaku tersebut adalah RH (37) warga Kecamatan Tuwelu, Maluku Utara. RH merupakan pelaku utama dan dalam aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

    Sementara tiga lainya bertindak sebagai penadah adalah HMS (30) Kelurahan Pakis, Kecamatan Pakisjajar, Malang; KAW (31) warga Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dan EP (48), Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.

    Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan pencurian yang diterima Polres Kediri Kota. Pada kamis (14/10/2021) pukul 19.30 WIB.

    Dimana telah terjadi pencurian sebuah tablet di dalam mobil yang parkir sebelah selatan simpang tiga Jl. Penanggungan Gg. II Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

    Polisi Tembak Pencuri Modus Pecah Kaca di Wilayah Kediri
    Tersangka RH tertatih tatih setelah dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas karena berusaha melawan dan kabur saat ditangkap. (foto/wartatransparansi/abi)

    Baca juga :  Kick Off ILP Kota Mojokerto, Komitmen Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    Setelah serangkaian penyelidikan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Kediri Kota. Petugas berhasil mengamankan keempat tersangka. Pada mulanya menangkap HMS di Kota Malang, karena diketahui jika tablet yang dicuri tersebut terdeteksi berada di Kota tersebut.

    Ternyata diketahui HMS hanyalah sebagai penadah. Dia membeli ponsel tersebut dari tersangka berinisial KAW dengan harga Rp 1.100. juta lalu, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap KAW di wilayah Malang. Ternyata diketahui tablet tersebut dibelinya dari EP.

    Tak mau berhenti sampai di situ, petugas terus mengembangkan kasus dan berhasil menangkap EP. Dari pengakuan EP, ia dusuruh tersangka RH untuk menjual tablet tersebut, kemudian Tim opsnal Polres Kediri Kota berhasil mengungkap pelaku utama dan mengamankan RH beserta barang bukti.

    “Ada empat orang tersangka yang diamankan Sat Reskrim Polres Kediri Kota. Satu eksekutor dan tiga orang penadah,” urainya, Jumat (14/1/2022).

    AKBP Wahyudi menambahkan, dalam melakukan aksinya RH berperan sebagai eksekutor melakukan aksi bersama seorang temannya berinisial M yang saat ini diamankan Polres Mojokerto Kota).

    Baca juga :  Kick Off ILP Kota Mojokerto, Komitmen Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    RH berperan mengambil dengan cara merusak kaca mobil dengan menggunakan alat obeng, sementara M berperan mengawasi dan menyetir sepeda motor

    Setelah kaca mobil tersebut retak kemudian di tusuk bagian tengah kaca dengan menggunakan obeng tersebut, hingga akhirnya bisa mengambil barang tersebut.

    ” Barang bukti yang diamankan 1 buah Tablet, 1 buah obeng warna orange yang digunakan sebagai alat congkel pecah kaca dan 1 buah topi nike warna hitam, celana hitam, jaket hitam,” imbuhnya.

    Atas perbuatannya tersangka RH dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. Sementara ketiga penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP.

    “Untuk para penadah diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun,” tegasnya.

    Terpisah Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Girinda Wardana, mengutarakan, pelaku utama yakni RH sempat melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga oleh petugas ia ditembak pada kakinya.

    Baca juga :  Kick Off ILP Kota Mojokerto, Komitmen Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    ” Sempat tersangka RH melakukan upaya perlawanan dan, mencoba melarikan diri,”ucapnya.

    Sasaran tersangka tidak hanya difokuskan pada perempatan jalan namun juga kondisi jalan ramai hingga pemilik kendaraan atau korban lengah menjadi incaranya. Pungkasnya.

    Dari hasil penyidikan di ketahui bahwa sindikat pelaku telah melakukan aksinya di tujuh TKP lainnya di wilayah hukum Polres Kediri Kota, antara lain :

    1.Curat pecah kaca mobil HONDA JAZZ, Tkp Jln. Penanggungan Kec. Mojoroto Kota Kediri,
    2. Curat pecah kaca mobil TOYOTA INOVA , Tkp Jln. Raung Kec. Mojoroto Kota Kediri,
    3. Curat pecah kaca mobil HONDA JAZZ, Tkp Kel. Banjaran Kec. Pesantren Kota Kediri,
    4. Curat pecah kaca mobil T.FORTUNER , Tkp. Jln. Perintis Kemerdekaan Kota Kediri,
    5. Curat pecah kaca mobil PANTHER , Tkp. Jln. Kawi Kec. Mojoroto Kota Kediri,
    6. Curat pecah kaca mobil AVANZA, Tkp. Jln.Agus Salim Kec. Mojoroto Kota Kediri
    7. Curat pecah kaca mobil AVANZA, Tkp. Jln. Letjend Sutoyo Kec. Pesantren Kota Kediri
    8. Curat Pecah Kaca di Simpang tiga Jalan Penanggumgan Kota Kediri. (abi)

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan