Selasa, 23 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    OlahragaLaga Borneo FC vs Persik 1-1, Kiper Persik Dilarikan ke RS, Pelatih...

    Laga Borneo FC vs Persik 1-1, Kiper Persik Dilarikan ke RS, Pelatih di Kartu Merah

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Sesuai Prediksi laga antara Borneo Fc melawan Persik Kediri dalam lanjutan Liga l di Stadion I Wayan Dipta Bali, berlangsung Panas cenderung kasar sejak menit awal. Pertandingan pun berakhir imbang 1-1 (1-0), Sabtu (8/1/2022) malam.

    Persik Kediri berhasil cetak gol melalui Youssef Ezzejjari pada menit ke-31 bertahan hingga turun minum. Lalu kedudukan menjadi 1-1 melalui pemain Borneo FC oleh pemain pengganti Boaz Salosa pada injury time, menit 90+7.

    Pertandingan pada babak kedua sempat tertunda beberapa menit untuk kemudian dilanjutkan kembali, setelah pemain Persik Kediri dilarikan kerumah sakit menggunakan mobil ambulan.

    Pelatih Persik Kediri Javir Roca jadi korban keganasan wasit Nuzur Sadilah, Javir terpaksa diusir dari lapangan dan di kartu merah setelah sebelumnya mendapat peringatan. Ini terjadi pada menit 62.

    Baca juga :  Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri Remehkan Kamboja

    Tak hanya itu dipunghujung laga babak kedua, kejadian memilukan harus diterima oleh skuad Macan Putih dimana kiper Muhammad Adi Satrio harus dilarikan ke Rumah Sakit akibat sepakan keras pemain Borneo FC Kei Hirose pada saat berusaha mengamankan bola liar.

    Hasil inbang belum merubah kedudukan klasmen kedua klub dimana Borneo FC masih menempati urutan ke 8 dengan torehan poin 27 sedangkan Persik Kediri masih menempati urutan ke 14 dengan 18 poin pada papan klasmen sementara liga 1 Indonesia musim 2021-2022.

    Dalam sesi konferensi pers yang digelar oleh panitia pelaksana seusai pertandingan, Pelatih Persik Kediri Javier Roca menyampaikan, pihaknya menerima hasil pertandingan melawan Borneo FC yang berakhir imbang dalam pertandingan liga 1 Indonesia. Namun dirinya lebih mementingkan nyawa manusia dari pada hasil pertandingan.

    Baca juga :  LaNyalla Pacu Semangat Atlet Tenis Meja Jatim untuk PON Aceh-Sumut

    Berkaitan aksi yang ditunjukkan oleh pemain lawan sangatlah tidak patut karena dikhawatirkan bisa membahayakan jiwa manusia. Meski saat ini pemainya berposisi sebagai kiper kondisinya selamat dan telah dilarikan kerumah sakit terdekat oleh tenaga medis.

    ” Kita bersyukur Muhammad Adi Satrio masih bisa terselamatkan. Berapapun hasilnya baik tiga poin atau satu poin tidaklah ada artinya jika harus mengorbankan satu nyawa manusia,”tuturnya.

    Dirinya juga meminta maaf kepada suporter karena merasa panik mengecek kondisi pemainnya yang terkapar. sehingga harus masuk ke dalam lapangan pertandingan bahkan memperoleh kartu merah. Ungkapnya.

    Pelatih yang akrab disapa Roca menambahkan, secara keseluruhan pemain yang telah diturunkan telah berjuang secara maksimal dan sesuai dengan yang ia harapkan.

    Baca juga :  Waketum PB ISSI Lepas Etape Pertama Tour de Banyuwangi Ijen

    ” Saya menilai pemain yang telah dirunkan sangat positif terlebih mereka adalah pemain yang telah berpengalaman sehingga menjalankan tugas dengan benar,”urainya.

    Untuk itu dirinya akan menatap pertandingan selanjutnya agar memperoleh hasil maksimal dengan kerja keras. Dikarenakan putaran kedua liga 1 Indonesia musim 2021-2022 lebih kejam. Pungkasnya. (abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan