Minggu, 2 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanTidak Kunjung Dibayar Proyek Pasar Baru Dibongkar Suplier Material

    Tidak Kunjung Dibayar Proyek Pasar Baru Dibongkar Suplier Material

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Proyek pembangunan pasar baru Magetan sejak awal sudah syarat dengan permasalahan, pun dalam proses pengerjaannya. Proyek yang dimenangkan oleh PT. SKS Cabang Yogyakarta dengan nilai 4.273.579.505. Penurunan dari HPS sampai sebesar 20.1%.

    Proyek yang seharusnya berakhir pada 14 Desember 2021 lalu kini ternyata masih menyisakan permasalahan dan berujung pada pengambilan bahan material yang telah dipasang karena belum terbayar. Zainul Suplier material dalam pengerjaan proyek Pasar baru Mengatakan sampai saat ini tidak ada kejelasan dalam pembayaran material yang telah digunakan.Totalnya mencapai sekitar 455 juta rupiah yang belum terbayarkan.

    Dijelaskan material yang belum terbayar meliputi keramik, semen, batu, pasir dan juga besi ACP.. Menurut Zainul pihaknya sudah berulang kali melakukan penagihan pada pihak pelaksana padahal termin sudah terbayar dan waktu pekerjaan juga sudah selesai pertengahan desember lalu. Namun tidak ada kepastiaTidak Kunjung Dibayar Proyek Pasar Baru Dibongkar Suplier Materialn pembayaran, dan pihaknya merasa sangat dirugikam.” Untuk itu hari ini kita lakukan upaya pengambilan material yang sudah terpasang,” ujarnya.

    Baca juga :  Dikem, Nenek Asal Tinap Berkeluh Kesah Belum Terima Bansos

     

    Dijelaskan sejak awal pengerjaan pasar baru memang sudah carut marut dengan segala permasalahannya hingga pihak pelaksana mendatangi Zainul sekitar bulan Juli 2021 lalu. Awal masuk ke sini sudah ada masalah tenaga kerja yang belum terbayar. Guna menenangkan tenaga kerja untuk mau bekerja kembali.” Kami serahkan uang pada Arif Pribadi Rp 30 juta untuk pembayaran tenaga kerja,” ujar Zainul.

    Setelah itu menurut Zainul sampai bulan Agustus – September pihak pelaksana diminta surat perjanjian kerja sama, namun selalu menghindar padahal dana sampai sampai kegiatan diambil alih oleh Wisnu Putranto Kapala Cabang PT SKS sebagai pelaksana.” Namun sampai sekarang bulan Desember ini juga tidak ada hitungannya,” ujar Zainul Kesal.

    Baca juga :  Seorang Jurnalis Magetan Ikut Penjaringan Bacaleg Untuk Pemilu 2024

    Dan hari ini tadi Sabtu telah diadakan mediasi dengan pihak PT SKS untuk meminta pertanggungjawaban, tetapi tidak ada titik temu dan tetap tidak bersedia membayar, malah menantang jika matrial yang terpasang dipersilahkan untuk mengambil kembali.” Saat ini kita ambil langkah megambil kembali barang kami yang sudah terpasang ” ujar Zainul.

    Menurut Zainul Kepala Dinas Disperindag sendiri sebenarnya juga sudah memberikan solusi kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan, namun bola ada ditangannya dan jika ingin mengambil kembali dipersilakan untuk mengambilnya. Diketahui sampai Sabtu sore pihak suplier mulai melepas material yang sudah terpasang diantaranya keramik, closet dan beberapa bahan lain yang sudah terpasang.(Rud)

    Reporter : Rudy Ardi

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan