Jumat, 21 Januari 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriPolisi Bongkar Sindikat Narkoba Antar Kota
    Ratusan Pil Doble L Berhasil Diamankan

    Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Antar Kota

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih Polres Kediri, berhasil membongkar sindikat bandar narkoba antar kota dengan ratusan barang bukti jenis pil doble L.

    Kedua tersangka masing-masing Sigit usia 32 tahun warga Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung dan Wahyu usia 23 tahun warga Kelurahan Wiyung Surabaya yang berdomisili di Kudu Kabupaten Jombang.

    Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita 284 ribu butir pil dobel l siap edar, 3 handphone yang digunakan untuk bertransaksi dan satu unit mobil yang digunakan tersangka membawa narkoba.

    Kapolsek Ngadiluwih Polres Kediri,
    AKP Iwan Setya Budi, menyampaikan, pihaknya telah berhasil mengungkap sindikat bandar narkoba berawal, pada saat mobil dengan nopol S 1914 ZS yang dikendarai tersangka Wahyu melanggar marka jalan dan dihentikan oleh petugas.

    Baca juga :  Gubernur Ridwan Kamil Tawarkan Desain Ulang Taman Brantas Kota Kediri

    “ Pada saat akan diperiksa kelengkapan surat-suratnya, mobil justru tancap gas dan kabur,” tegasnya.

    Petugas kemudian melakukan pengejaran mobil tersebut dan akhirnya tertangkap di Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Ungkapnya (16/12/2021).

    AKP Iwan menambahkan, setelah berhasil mengamankan, petugas melakukan pengledahan terhadap kendaraan yang dikendarai tersangka, dan berhasil menemukan ribuan Pil double L.

    Guna proses hukum lebih lanjut, Petugas menglandang tersangka ke Mapolsek Ngadiluwih Polres Kediri.

    “Saat digeledah, ternyata di dalam mobil ada Pil warna putih dengan logo Doble L, sebanyak 15 ribu butir. Tersangka Wahyu dan barang bukti serta mobil kita bawa ke Mako untuk dikembangkan,” urainya.

    Dari pengakuan tersangka Wahyu, ia mendapatkan barang dari Sigit berdomisili di Wilayah Tulungagung, setelah memperoleh petunjuk baru pihaknya kemudian langsung bergegas kerumah Sigit untuk menangkap tersangka dan kembali berhasil mengamankan ribuan pil doble L.

    Baca juga :  Adakah Keterlibatan Supplier Dalam Kasus Korupsi Bansos BPNT Kota Kediri ?

    “Dari rumah Sigit kita mendapatkan 269 ribu butir pil Warna kuning ( dextro ) dan warna putih (dobel l). Dari hasil pengakuan Sigit, ia mendapatkan barang haram dari seseorang di Madiun,”ucapnya

    Berdasarkan informasi yang telah diperoleh oleh petugas dari tersangka Sigit, rencananya barang haram tersebut akan dikirim ke wilayah Mojokerto dan, Surabaya dengan sistem ranjau.

    Atas perbuatan melanggar hukum yang telah dilakukan kedua pelaku yang kedapatan memiliki, menyimpan, dan mengedarkan narkoba jenis pil doble L mereka terancam dipenjara.

    “Kini kedua pelaku harus mempertangung jawabkan perbuatanya. Keduanya akan dijerat dengan pasal 196 dan 197 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman di atas 10 tahun penjara,” pungkasnya.(abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan