Selasa, 30 November 2021
25.6 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaGubernur Dorong Perpustakaan Kembangkan Inovasi Berbasis Digital

    Gubernur Dorong Perpustakaan Kembangkan Inovasi Berbasis Digital

    SIDOARJO (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong perpustakaan untuk terus mengembangkan inovasi berbasis digital.

    Hal ini dikarenakan peran perpustakaan semakin penting karena tidak hanya membudayakan gemar membaca, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat untuk menghadapi era Society 5.0.

    “Saat ini zaman sudah berubah dari dulunya kesulitan mencari informasi, sekarang ini kesulitannya adalah memilih dan memilah informasi,” tutur Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Senin (15/11/2021)

    Di era keberlimpahan informasi saat ini, perpustakaan harus terus berinovasi secara digital, karena di era ini perpustakaan tidak hanya sekedar membudayakan gemar membaca, tapi juga diharapkan meningkatkan literasi digital.

    Khofifah mengatakan, perkembangan teknologi memungkinkan setiap orang bisa mengakses dan mendapatkan informasi dari manapun. Hal ini selain memiliki dampak baik, juga memiliki dampak kurang baik, dimana informasi yang tidak terukur tidak bisa dipertanggungjawabkan.

    Baca juga :  Jatim Terima Dua Penghargaan BKN Award 2021 Peringkat Pertama, Ini Formula Rahasianya

    Untuk itu, kata dia, kemampuan literasi yang harus dimiliki masyarakat adalah mampu memilih dan memilah informasi. Kemampuan ini, lanjutnya, bisa dilatih dengan kebiasaan membaca. Dan ini menjadi salah satu peran penting perpustakaan.

    Saat ini, kata Khofifah, Perpustakaan Jawa Timur sendiri mengembangkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan literasi masyarakat. Diantaranya, menghadirkan layanan peminjaman dan pengembalian dengan konsep drive thrue. Perpustakaan Jawa Timur juga bisa diakses secara digital melalui aplikasi “dJatim” yang dapat diunduh di Playstore.

    “Saat ini dengan transformasi digital yang bisa diakses oleh kita semua memungkinkan dan memudahkan kita semua untuk bisa melakukan sesuatu lebih efektif, lebih cepat, lebih murah dan bisa lebih mudah diakses oleh siapa saja. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

    Baca juga :  Banmus DPRD Jatim Diminta  Prioritaskan Pembahasan APBD

    Melihat fenomena tersebut, Khofifah berharap agar perpustakaan juga dapat mengembangkan layanan berbasis inklusi sosial.

    Disamping itu, juga mampu memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya yang ada, kemauan untuk menerima perubahan, menawarkan kesempatan berusaha, serta melindungi dan memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM). (guh/min)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan